Aneka

TNI AU Perkuat BNN Perangi Narkoba

Danlanud Letkol (PSK) Dili Setiawan, M.Si (Han) saat memberikan cindera mata kepada Kepala BNN Kuningan, Guruh Irawan Zulkarnaen, S.STP seusai kegiatan berlangsung.

Kuningan Terkini - BNN terus melancarkan aksinya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk memerangi kejahatan narkoba yang berusaha menggerogoti kedaulatan bangsa Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, TNI AU LANUD Sugiri Sukani Majalengka di gandeng BNN Kuningan untuk memerangi narkoba.

Selain bekerjasama dalam memerangi narkoba, di markas TNI AU, Senin kemarin (18/5/2015) dilakukan juga penyuluhan dan tes urine terhadap 85 anggota TNI AU yang dipimpin langsung Kepala BNN Kabupaten Kuningan, Guruh Irawan Zulkarnaen, S.STP, M.Si. Dalam tes urine tersebut, semua anggota TNI AU tersebut dinyatakan negatif atau bersih dari narkoba.

Menurut Danlanud Letkol (PSK) Dili Setiawan, M.Si (Han), personil TNI memiliki panggilan jiwa ikut meminimalisir, menekan dan menanggulangi peredaran narkotika dan obat-obat terlarang. Oleh sebab itu, ia berinisiatif untuk mengajak BNN Kabupaten Kuningan memberikan pemahaman yang lebih tentang pengetahuan narkoba agar TNI AU bisa turut memperkuat BNN.

“Ruang kerja BNN yang begitu luas dalam menanggulangi bahaya Narkoba, sangat penting menjalin kerjasama terhadapa semua pihak untuk pencegahan penyalahgunaan Narkoba, termasuk dengan TNI AU. Sehingga, peredaran narkoba lebih bisa dicegah,” ucapnya.

Lebih lanjut Dili mengatakan, TNI AU melakukan usaha pencegahan secara internal untuk mencegah para prajurit TNI terlibat dalam kegiatan yang ada hubungannya dengan narkotika. Berperang bersama dalam mencegah agar penyalagunaan Narkoba tidak semakin bertambah, perang dalam memberantas penyelundupan dan peredaran gelap Narkoba agar tidak semakin meluas dan tak terkendali.

“Keberadaan personel TNI yang menyebar di seluruh wilayah NKRI akan memudahkan BNN dalam menjangkau setiap daerah hingga sampai ke pelosok,” ujarnya.

Selain itu sambung Dili, adanya sarana prasarana yang memadai diseluruh penjuru negeri milik TNI, dirasa akan sangat membantu dalam pelaksanaan program rehabilitasi 100.000 penyalahguna Narkoba yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. TNI ikut bertanggung jawab dalam memberantas Narkoba. Peran prajurit dalam penguasaan fungsi territorial diharapkan mampu turut menanggulangi peredaran Narkoba.

“Saat ini, kita memasuki kondisi darurat Narkoba, maka sudah seharusnya seluruh elemen bangsa harus turut bekerjasama membangun sinergi dalam memerangi Narkoba agar tidak terjadi lost generation, dan untuk usaha itu TNI AU siap bergerak bersama memperkuat BNNm,” pungkasnya.(nonarizky)


Fishing