Aneka

Ido, Bocah Indigo Bersihkan Gedung Trans7

Ido disambut pejabat dan crew Trans7 di Lt.8

Kuningan Terkini - Belum lama ini Ridho Rahman Saputra alias Ido (9) bocah “Indigo Plus” siswa Klas III SDN II Bayuning Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan, membersihkan gedung TV Trans7 dari pengaruh gangguan mahluk Asral. Pembersihan dimulai pukul 23.30 dan dilaksanakan di lantai 8 Gedung Trans7 pada pukul 23.30 hingga tuntas pada pukul 04.00 pagi, disaksikan beberapa crew dan jajaran pejabat Trans7 diantaranya bapak Lativ Harnoko Kepala Divisi Coorporate Trans7, ibu Yenita Kepala Divisi HRD Trans7, ibu Ida Wakil Kepala Divisi HRD Trans7.

Sebelum ritual pembersihan, Ido disambut crew dan pejabat Trans7 di Lt.8 dalam suasana ramah dan penuh canda. Si bocah Indigo, Ido dan seluruh crew serta pejabat Trans7 seolah sudah saling mengenal satu sama lainnya. “Staf saya banyak yang digodain saat berada di dapur dan WC lantai 8 dan pernah beberapakali staf saya ada yang kesurupan serta sering terlihat sosok mahluk Asral berjalan jalan dilorong antar ruangan kerja,” jelas Lativ Harnoko menerangkan kepada Ido dan Arif orang tuanya yang selalu mendapingi Ido.

Menurut kata ‘Orang Pinter’ kata Lativ, ada mahluk Asral didalam dan diluar gedung ini. Hingga kini, masih saja terjadi hal seperti itu, padahal pernah dilakukan pembersihan oleh salah satu Ustad. “Waktu itu pembersihan dilakukan di lantai 8 ini,” jelas Lativ Harnoko.

Mahluk Asral yang ditarik Ido dari seluruh gedung bertingkat 8 tersebut sebanyak 21 jin wujudnya Buta, Kuntilanak, Genderuwo, sosok perempuan cantik berambut sebahu, sosok jawara, dan Ular Hitam. Menurut penjelasan Ido, semua mahluk Asral yang ditarik itu yang selalu menggangu.

“Mahluk yang ada di dalam gedung dan diluar gedung sih banyak, tapi yang Ido tarik yang galak dan yang ganggu saja. Mahluk yang tidak mengganggu cuma di ajak bicara saja. Dulunya lokasi gedung ini adalah kebun bambu yang luas mirip hutan bambu-lah,” ucap Ido kepada Lativ Harnoko.

Keterangan Ido tersebut dibenarkan oleh bapak Lativ Harnoko yang tahu persis lokasi gedung ini sebelum didirikan. “Area yang sekarang berdiri gedung Trans7, dulunya adalah kebun bambu luasnya hektar-an, mirip hutan bamboo,” ucap Lativ Harnoko kepada seluruh crew-nya yang berkumpul melihat aksi Ido diruangan lantai 8 Trans7.

Semua aksi Ido saat penarikan mahluk Asral tersebut didokumentasikan dalam bentuk foto dan shoting Video oleh pihak Trans7. Selesai penarikan di lantai 8 gedung Trans7, Lativ Harnoko memerintahkan staf pribadi-nya yang bernama Reza mengantar Ido dan Arif orang tuanya ke Hotel DIRAJA untuk beristirahat.

Besok harinya pada pukul 19.30, Ido dijemput diajak ke rumah pribadi bapak Lativ Harnoko di Komplek perumahan elit Mutiara Centul Bogor. Dirumahnya Ido dan orang tuanya menginap satu hari, dan dalam kesempatan tersebut ido membersihkan mahluk Asral yang mengganggu keluarga bapak Lativ.

“Saya waktu nyuci mobil bapak jam satu malam, melihat langsung sosok putih terbang kesana kemari. Termasuk Nabil (17) anaknya pak Lativ, pernah melihat langsung sosok Kuntilanak terbang dari arah kebun ini menuju arah pekarangan depan rumah bapak, Genderuwo dan sosok Manusia Jangkung Besar Hitam, mungkin Buta ya ?, kata pak Edi (35) sopir pak Lativ dan kata Reza (28) ajudan bapak Lativ, yang dibenarkan pula oleh tiga pembantu rumahnya yang juga pernah melihat sosok sosok mengerikan tersebut.

Ada 4 sosok mahluk yang ditarik oleh Ido dirumah bapak Lativ, yaitu wujud sosok Manusia Jangkung besar Hitam yang berdiam di pintu gerbang masuk rumah, Genderuwo yang berdiam dipojok kanan dan Kuntilanak yang berdiam di pojok kiri kolam renang keluarga pak Lativ, serta Buta yang berdiam di lantai II rumahnya pak Lativ.

Sedangkan jin jenis BANASPATI selalu terlihat berkelebatan mengelilingi rumahnya, satu sosok yang ditarik dari badan bapak Lativ yaitu wujud Buta Ijo. Jin yang ditarik oleh Ido kemudian seperti biasanya dimasukan kedalam botol, dan isi botolnya kemudian dilihat oleh Nabil (17) anaknya bapak Lativ yang kebetulan mempunyai kemampuan melihat mahluk Asral.

“Sosok yang mengerikan, Kuntilanak yang ditarik oleh Ido dari pohon Semboja disamping kiri kolam renang itu”, kata Nabil didampingi seluruh keluarganya.

Dirumah bapak Lativ Hartoko-pun semua aksi Ido didokumentasikan dalam bentuk foto dan shoting Video oleh pihak keluarganya. Setelah bermalam dirumah bapak Lativ satu hari, esok harinya Ido diantar ke Stasiun Kereta Gambir untuk pulang kembali ke Kampung halamannya di Blok Kliwon RT.21/05 Desa Bayuning Kecamatan Kadugede kabupaten Kuningan, pak Lative berjanji akan menampilkan Ido di acara Hitam Putih yang di pandu oleh seorang Mentalis sekaligus Pesulap kesohor yakni Dedi Corbuzer.

“Tapi sabar yah, sebab semua program acara itu disesuaikan dengan thema yang akan ditayangkan di acara Hitam Putih. Saya sudah kontak dengan produser acara tersebut, pokoknya tar deh dikabari via telpon. Program yang sudah siap tayang saja sudah antri puluhan episode untuk di acara Hitam Putih itu,” demikian janji pak Lativ kepada Ido.(red)


Fishing