Kuningan Tekini, Bandung - Seperti yang telah dijanjian oleh para penggagas pagelaran ini bakal mempersatukan dan menambah relasi antar musisi yang selama ini agak terpisah-pisah karena kesibukan masing-masing, Faktanya, benarlah yang terjadi. Musisi muda alias junior malam itu berbaur dengan para seniorny,. Rabu (4/5/2016).
Hadir malam itu selain para musisi muda Ayla Noor Iman Adjie alias Alyaadjie yang merupakan putra dari percusionist Adjie Rao, juga ada vocalis Tiara Putri Effendy (22), dan pesohor Bobotoh FM, Farhan .
“Sejak 2010 aku gabung di band ber-genre world jazz besama Kareba sampai 2012. Sekarang sudah main tiga film indie. Pokoknya, malam ini aku mau belajar dari para senior bagaimana menjadi seniwati yang benar”, begitu ujarnya yang tampak antusias - belajar dari para seniornya. Lainnya lagi, yang muda-muda, hadir Fauzan Rijal (22) bassist ‘5 Petani’ yang pada 6 Mei 2016 mendatang akan meluncurkan single dengan tajuk “Pelangi”.
“Bagi saya dan puluhan musisi lainnya di Bandung, Bandung Pasti Asyiik, adalah ajang yang mencerahkan bagi kami”. Penutup reportase kali ini sebelum jam session digelar –“Bandung mah mantap pisan. Musisi dan walikotanya kali ini bisa menyatu. Ini bisa dicontoh oleh warga kota kami kelak”, ujar Derwanto (35), pengunjung pagelaran ini asal kota Solo Jawa Tengah yang kebetulan malam itu sedang menginap di sebelah cafe ini.
Yang ditunggu pada malam itu sekitar pukul 23.00 WIB, akhirnya datang juga.”Ini jam session yang kami suka.Semua musisi Bandung main malah sekenanya,malah makin enak”, itu ujar Fandi (36), penyuka Top 40. Yang dinanti itu, sekitar 30 musisi turun ke panggung. Empat lagu terakhir yang menggoyang seluruh hadirin dikumandangkan “New York Rio Tokyo”, “Dansa YoDansa”, Cant’t Take My Eyes”, dan pamungkasnya “Dancing Queen”.
Tak pelak disela sorak sorai ada yang nyeletuk – “Ini musik Bandung, bersatu untuk kemaslahatan”. Kata Teddy AB (57),bassist dari Wachdach Band yang begiat sejak 1984 dan tak pernah vakum:”Seumur saya ngeband, baru kali ini kami antar genre musik bisa bersatu. Semoga bisa terus berlanjut ajang ini”.
Sementara Dadan Hermawan, Representasi Luwak White Koffie di Bandung yang sedari awal mensponsori” Bandung Pasti Asyiik – Festival Musik 7 Titik”, kembali mengungkapkan rasa kagumnya atas gebyar musisi Bandung, tatkala KSP dan Wachdach Band berkolaborasi, yang menurunkan Erlan Effendy dan Adjie Rao beraksi.
“Saya banyak dikontak rekan-rekan lain di pulau Jawa dan apalagi di luar pulau Jawa, pagelaran ini dianggap fenomenal. Banyak yang ingin meniru cara seperti ini. Ini menggembirakan bagi kami”. (Harri Safiari – Shahadat Akbar)