• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sel20042021

Last updateMin, 18 Apr 2021 7pm

BJB

Ekonomi

Terobosan Perumda Aneka Usaha, Atasi Kohe Di Cigugur

Bupati Kuningan saat meinjau lokasi pabrik pupuk orgasnik.

Kuningan Terkini - Pemerintah Kabupaten Kuningan mengambil langkah-langkah untuk menjadi solusi bagi penyelesaian permasalahan kotoran hewan (kohe) di Kecamatan Cigugur Blok Cisumur Kelurahan Cipari yang lebih dari 5 tahun belakangan ini menghadapi permasalahan besar yang disebabkan oleh kotoran hewan (Kohe), khususnya dari sapi perah, Rabu (02/02/2021).

Dampak dari masuknya kotoran hewan ke sungai dan saluran mengakibatkan beberapa permasalahan terutama pencemaran air dan tanah. Tentu permasalahan kotoran hewan (kohe) selama ini telah berdampak sosial-ekonomi yang tidak sedikit kepada masyarakat sekitar.

Perumda Aneka Usaha Kuningan sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang juga bagian dari Pemerintah Kabupaten Kuningan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah membuat terobosan dengan terus mencari solusi-solusi komprehensif yang berorientasi kepada penyelesaian jangka panjang dan berkelanjutan untuk menuntaskan permasalahan kohe ini. Perumda berinisiatif untuk melakukan pendekatan bisnis dalam penyelesaian permasalahan tersebut dengan menggandeng berbagai mitra.

Dalam kesempatan ini, Direktur Utama Perumda, Nana Sutisna melaporkan, total potensi bahan baku kohe di kecamatan Cigugur berjumlah 144 ton, yang dihasilkan dari 3.200 ekor sapi. Untuk mengolah potensi bahan baku tersebut perumda melakukan penanganan industri usaha seluas 4.000 meter dikawasan tersebut.

“Dalam master plan kami, di area tersebut akan di bangun pabrik seluas 4.000 meter yang di dalamnya akan di bangun kantor, lab, mushola dan tempat uji coba,” katanya.

Selain itu ia menegaskan, dalam tahun 2022 seluruh potensi bahan baku yang ada di Cigugur akan di olah menjadi bahan jadi. “Kami berharap dari upaya ini dapat membantu mengurangi pengangguran di Kuningan, Karen jika didirikan pabrik akan membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat disini.” ujarnya.

Sementara, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH, MH usai melakukan Peletakan Batu Pertama Pabrik Pupuk Organik PT. Bioganik meminta kepada perusahaan umum daerah untuk merangkul para pihak yang terkait, termasuk PT. Bioganik Jaya Makmur.

“Pupuk merupakan bahan baku yang paling banyak terdapat di Kecamatan Cigugur, dengan begitu diperkirakan jika semua berjalan lancar, pasokan bahan baku akan terolah sehingga dapat tercipta ruang yang bisa menjadi peluang,” terangnya.(gg)

Add comment


Security code
Refresh