Kuningan Terkini, Bandung - Aplikasi revolusioner ‘Dealoka’ secara resmi diluncurkan CEO & Co-Founder dealoka, Sidnei Budiman (35) di area nongkrong prestisius Black Coffee, Paris Van Java Bandung, Kamis lalu (10/9/2015). Menurut pebisnis muda yang lama tinggal dan berstudi IT di Negeri Kangguru Austrlia, aplikasi dealoka telah menggelinding digunakan di Jakarta dengan gaetan sekitar 70 ribu pengguna.
“Aplikasi Dealoka mendekatkan jarak antara pembeli dan merchant yang mengeluarkan diskon atau voucher istimewa lebih dari 60 sampai dengan 70 persen potongan harga. Ada banyak pilihan belanja dengan tawaran potongan harga yang tinggi, hanya melalui smartphone yang kita bawa,” katanya.
Transaksinya kata Sinei, sangat mudah dan sederhana, tanpa perlu pembayaran dimuka. Begitu pun para merchant dapat mengetahui kecenderungan pembelinya. "Tunggulah beberapa saat lagi, setelah Bandung, kota-kota lainnya di Jawa Barat dan belahan Indonesia lainnya akan kami datang,” ungkap Sidnei saat Kuningan Terkini bertanya kapan akan dilaunching di kota Kuningan.
Sementara, Kamalia Purbani selaku Ketua Harian Smart City Bandung yang mewakili Ridwan Kamil, Walikota Bandung dalam kesempatan ini mengapresiasi prakarsa Sidnei Budiman. Prinsip dasar dealoka yang baru saja diunduh, ternyata sangat relevan dengan visi dan misi kota ini sebagai Smart City yang sedang dibangun.
“Selain unsur bisnis pada pangsa menengah ke atas, marilah kita sinergikan dengan upaya pemberdayaan UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Mikro),” terangnya. (Harri Safiari/Shahadat Akbar).