Kuningan (KaTer) - Untuk menekan aksi balapan liar di jalan raya, tokoh pemuda dan masyarakat Kuningan yang dimotori oleh Bayu, membangun Sirkuit BRC dengan lokasi di Desa Rajawetan Pancalang Kuningan. Ratusan crosser baik domestik maupun luar kota menjajal sirkuit yang baru dibuka kemarin, Minggu (29/6/2014).
Menurut pemilik Sirkuit BRC Bayu melalui pengelola sirkuit Subhan menuturkan, dibangunnya arena balap tersebut untuk memberi kesempatan kepada generasi muda yang ‘doyan’ balap motor penggaruk tanah (cross, red). Selain itu, peresmian sirkuit ini sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan minat serta bakat generasi muda yang berkeinginan menjadi crosser nasional yang handal.
"Dari pada balapan di jalan dan membahayakan orang lain, lebih baik di sirkuit ini. Motto kami, sopan di jalan, liar di sirkuit," tukasnya.
Terlepas sebagai dukungan Kuningan summit, Subhan menerangkan bahwa adanya sirkuit yang terletak di wilayah Cirebon, Majalengka dan Kuningan sengaja diberikan khusus kepada masyarakat luas. Terutama, bagi para pecinta motor cross yang ingin latihan dan menjajal adrenalin.
“Kalau untuk luas lahan sirkuit itu sekitar 500 meter, dengan jalur memiliki 800 meter. Sirkuit yang sudah diresmikan, semoga turut serta membantu menekan angka kecelakaan di jalan raya akibat ulah pesepeda motor yang suka balapan liar. Semoga dapat bermafaat bagi lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Sementara, Ketua DPD KNPI Kuningan H Uus Yusuf mengatakan jika melihat antusias para pembalap di Kuningan, setiap tahun bertambah meningkat. Hal itu karena para penghobi motor kebanyakan saat ini lebih menyukai jalur bebas seperti lintas alam yang lebih menantang dan juga bisa menikmati keindahan alam bebas.
“Intinya, kami sangat menyambut baik dengan adanya sirkuit baru yang diresmikan untuk para pecinta balap motor cross. Mereka yang ikut meramaikan jalur motor cross memang dari seluruh lapisan masyarakat baik pejabat, arapat pemerintah, pengusaha hingga mahasiswa dan pelajar,” ungkapnya.
Dikatakan, masing – masing kategori olahraga yang banyak digemari masyarakat yaitu adventure, gasstrek dan event motocross. Jika adventure sendiri lebih pada menguji mental dan kemandirian serta solidaritas. Sebab, medan atau sirkuit yang dilalui berupa hutan perbukitan serta aliran sungai yang menantang.
Hal serupa dikatakan Kapolres Kuningan AKBP Harry Kurniawan melalui Kapolsek Pancalang AKP H Indrakaran yang menyambut baik dibukanya secara resmi sirkuit baru untuk ajang balap motor cross. Ia sangat mengapresiasi gebrakan yang dilakukan para pecinta motor khususnya motor cross untuk menciptakan wahana dan media sebagai sarana menyalurkan bakat balap motor di arena khusus.
“Semoga sirkuit BRC bisa bermanfaat untuk seluruh masyarakat, khususnya bagi mereka pecinta balap motor cross. Selain itu, dengan adanya sirkuit khusus balapan maka balap-balap liar yang ada di jalan raya bisa diminimalisir,” pungkasnya.(AND)