Kuningan Terkini - Puluhan warga yang terdiri atas bapak-bapak khususnya di lingkungan Ciharendong Cigintung Kuningan asyik mengikuti lomba futsal. Uniknya, dalam perlombaan futsal ini tak seperti pada umumnya karena setiap pemain diwajibkan untuk mengenakan pakaian wanita berupa daster. Hal tersebut spontan menarik warga untuk menonton di pinggir lapangan yang berada di wilayah RW03 dekat masjid Ciharendong.
Salah seorang pemain, Hendri mengatakan, dirinya agak kesulitan untuk bermain futsal dengan pakaian wanita karena selain pakaiannya terlalu sempit dan tidak bebas bergerak saat menendang bola. "Meski begitu, saya senang berpartisipasi karena kegiatan ini bisa untuk mempersatukan warga di RW03 sehingga menjadi guyup dan rukun. Agar bisa ikut futsal saya harus meminjam daster milik ibu saya. Sebenarnya risih, tapi tetap senang untuk meramaikan acara lomba ini," katanya seraya mengikat tali daster sebelum lomba berlangsung kepada KaTer, Minggu (22/8/2015).
Panitia pelaksana, Didin Mahpudin mengatakan, lomba futsal antar warga sewilayah Ciharendong sekitarnya ini adalah rangkaian acara yang telah diselenggarakan selama hampir tiga hari berturut-turut. Setiap tim futsal dari masing-masing terdiri atas lima orang termasuk penjaga gawang. Aturan dalam lomba ini waktu yang diberikan adalah 2x15 menit.
"Lomba ini diadopsi dari permainan sepakbola namun aturan lombanya disesuaikan dengan kesepakatan bersama," jelasnya.
Dia menyebutkan, dalam memeriahkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-70 pada 17 Agustus 2015 ini, pihaknya juga menggelar beberapa lomba lainnya seperti lomba makan krupuk putra-putri usia PAUD hingga pelajar kelas 4 SD, lomba pukul air anak-anak dan ibu-ibu, lomba bola anak, balap kelereng dan perlombaan rakyat lainnya.(AND)