Olahraga

Seeruuu, Balapan Motor Kustom di Desa Sakerta

Seeruuu, Balapan Motor Kustom di Desa Sakerta

Kuningan Terkini - Dalam rangkaian acara pembukaan menuju desa wisata di Desa Sakerta Timur, Kecamatan Darma, Kuningan, ratusan penggiat motor kustom seperti dari riders.inc , Glinding Kustom, ASMI, pay garage, ape kustom, sampesore beradu balap di sirkuit cidasa yang sangat menantang, Minggu (26/03/2017).

Sejatinya, acara balap identik dengan memacu motor dalam kecepatan tinggi, tetapi lain hal yang dengan babarit balap ini. Dimana 90 persen balapan lebih banyak dipenuhi tawa baik dari penonton maupun peserta. Babarit balap kustom ini dibagi 3 kategori, yakni mesin tidur, mesin tegak, dan trail tua.

Babarit balap ini selain seru kuga kocak. Karena, jangankan untuk memacu kecepatan, terkadang baru start dimulai banyak peserta yang terjatuh akibat licinnya track dan kondisi motor yang memang tidak diperuntukan untuk kondisi jalan lumpur. Selain itu tingkah polah peserta sendiri yang mengundang lucu dan tawa penonton.

Penampilan peserta babarit balap itu juga nampak unik, ada yang memakai kostum gatot kaca hingga kostum sepaknola. ada yang ketika start dimulai bukannya memacu gas motor malahan dadah-dadah kepenonton. Keunikan tersebut juga tidak luput dari komunitas fotografer Kuningan (FK) yang mengabadikan moment tersebut.

“Antusiasme untuk acara ini sangat tinggi, terbukti dengan membludak nya peserta dan penonton. Acara ini kerjasama antara Desa Sakerta Timur dan para penggiat motor kustom Kuningan dan Cirebon,” kata salah seorang peserta balap, Galuh.

Ia mengungkapkan kesulitan ketika masuk area basah penuh lumpur. Ketika masuk lumpur mator harus diangkat dan didorong beberapa kali. “Ban depan sudah tidak bisa maju karena penuh lumpur," ujar Galuh, satu-satunya pembalap yang mengendarai honda c70 klasik.

Hendra Oinx, pemilik motorcycle apparel yang juga penghobi motor kustom menambahkan, babarit balap ditujukan untuk motor kustom, yang berbeda dari balapan pada umumnya. Ia pun mengapresiasi kepada pemerintah desa setempat yakni Desa Sakerta Timur.

“Ga perlu terlalu serius balapannya, yang penting bahagia." Ujar hendra oinx, pemilik motorcycle apparel yang mmg penghobi motor kustom. Semoga Desa Sakerta ini bisa menjadi desa wisata di Kuningan,” tandasnya. (l.hakim)


Fishing