Parlementaria

Terkait PAD, Ini Catatan Banggar DPRD

Terkait PAD, Ini Catatan Banggar DPRD

Kuningan Terkini – Badan Anggaran (Banggar) DRPD Kuningan menyampaikan beberapa catatan terkait dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuningan. Dimana sebelumnya Bupati Kuningan, H Acep Purnama, SH MH menjelaskan, Pendapatan Daerah saat ini baru mencapai 2,4 triliun yang diperoleh dari PAD 277,947 milyar, Dana Perimbangan 1.733 triliyun dan lain lain Pendapatan Daerah yang sah 389.03 milyar.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kuningan, Rana Suparman semakin komplit, karena selain dihadiri oleh Bupati Kuningan Acep Purnama juga Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada yang baru saja dilantik Gubernur Jabar kemarin.

Juru bicara Banggar DPRD Kuningan, Sawtresna mengungkapkan, ada beberapa catatan dari laporan hasil pembahasan Banggar DPRD Kuningan terhadap Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kuningan TA 2017. Pemerintah daerah agar senantiasa memegang prinsip-prinsip dasar dalam memacu peningkatan PAD.

“Harus selektif menggali penerimaan yang bersal dari pajak daerah dan retribusi daerah dengan melakukan identifikasi potensi masing-masing komponen. Memangkas jenis pajak dan retribusi yang tidak memiliki potensi besar dan justru membawa dampak negative terhadap perekonomian daerah. Melakukan efisiensi dan mengurangi kebocoran-kebocoran yang sering terjadi pada APBD, mengoptimalkan pos-pos pajak dan retribusi daerah yang sudah ada,” tuturnya.

Selain peningkatan penerimaan dari sektor pajak daerah lanjut politi dari partai Golkar ini, khususnya dari koponen pajak restoran, pajak hotel, pajak reklame, pajak parkir, pajak mineral bukan logam dan bantuan. Juga harus ada peningkatan penerimaan dari bagian laba BUMD, seperi PDAM, PD BPR, PD PK Kramatmulya, PD PK Selajambe, Bank Jabar, dan PDAU Darma Putra Kertaraharja.

“Catatan selanjutnya, perlu adanya optimalisasi kegiatan penyususnan profil dan potensi daerah (khusunya SDA) Kabupaten Kuningan. Tingkatkan koordinasi antar stakeholder, kegiatan diklat manajemen strategi serta peningkatan pemanfaatan tekhnologi dan informasi,” pungkasnya.(l.hakim)


Fishing