Fishing

Aang Paparkan Program Lingkungan di Raja Ampat

Kam13062024

Last updateMin, 09 Jun 2024 11pm

bjb

Pemerintahan

Aang Paparkan Program Lingkungan di Raja Ampat

Bupati Kuningan, H Aang Hamid Suganda saat menjadi nara sumber di Kabupaten Raja Ampat, Papua

Kuningan (KaTer) - Keberhasilan Bupati Kuningan, H Aang Hamid Suganda menata kembali dalam pengelolaan lingkungan hidup atau Kabupaten Kuningan menjadi kawasan konservasi mendapat respon positif dari masyarakat Jawa Barat, bahkan hingga tingkat nasional. Salah satunya Kabupaten Raja Ampat, Papua yang mendaulat Bupati Kuningan menjadi nara sumber terkait pengelolaan lingkungan hidup, Selasa (26/11/2013).

Paparan materi yang disampaikan Bupati H. Aang Hamid Suganda pada gelaran workshop di Kabupaten Raja Ampat bertajuk Peran Strategi Pemerintah Daerah dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur mendapatkan apresiasi tinggi dari audience yang hadir. Banyak peserta yang memberi tanggapan, masukan serta pertanyaan yang disampaikan langsung, sehingga kegiatan berjalan tidak monoton.

“Seluruh perangkat penyelenggara pemerintah daerah Kabupaten Kuningan, mulai dari pihak eksekutif, legislative serta yudikatif telah berkomitmen menetapkan arah kebijakan dalam pengelolaan sumber daya alam berupa pilihan menjadi Kabupaten Konservasi,” ungkap Bupati Aang disela-sela penyampaian materi,” katanya.

Pilihan menjadi Kabupaten konservasi kata aang, secara otomatis mewarnai pola pembangunan di Kabupaten Kuningan. Kabupaten Konservasi merupakan kebijakan yang bertujuan mengintegrasikan prinsip, batasan dan kerangka penggunaan dari sudut pandang konservasi kepada elemen pembangunan.

“Elemen tersebut terdiri dari produk hukum, pola pembangunan (RPJP/RPJMD,RTRW), penataan ruang, perijinan, layanan pemerintahan dan pembangunan watak serta karakter budaya konservasi pada masyarakat Kuningan,” terangnya.

Pilihan Kabupaten Kuningan sebagai Kabupaten Konservasi lanjut Aang, akhirnya melahirkan konsep implementasi sistem Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) sehingga semangat untuk membangun sumberdaya hutan dan lingkungan di Kabupaten Kuningan terus berkembang secara dinamis.

“Berawal dari program PHBM, akhirnya bermunculan progam lain yang tidak kalah kreatifnya,” ucapnya.

Program tersebut sambung Aang, diantaranya, program PEPELING (Pengantin Peduli Lingkungan sejak tahun 2005), program Persemaian Kecamatan (tahun 2006), Pembangunan/Rehabilitasi Situ dan Embung, Pembangunan Hutan Kota sejak tahun 2006, Pembangunan Kebun Raya Kuningan (tahun 2005/2006), Program SERULING (Siswa Peduli Lingkungan), Program APEL (Aparat Peduli Lingkungan), Kerjasama Hulu-Hilir dalam hal pemanfaatan air, kerjasama pengelolaan sumbedaya hutan di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, Pelestarian Satwa Burung dan Ikan serta tidak ketinggalan pengelolaan Kawasan Konservasi (Taman Nasional Gunung Ciremai wilayah Kuningan ± 8.900 Ha).

“Implementasi terkait pengelolaan kawasan konservasi terus diupayakan serta dikoordinasikan dengan berbagai pihak termasuk pihak swasta dalam pengelolaannya,” ujarnya.***

Comments   

 
0 #3 Agen Casino Ternama 2017-02-02 16:11
Nice post. I was checking constantly this weblog and I'm impressed!
Very helpful information particularly the last section :) I handle such info a lot.

I used to be looking for this certain information for a very
long time. Thank you and best of luck.
Quote
 
 
0 #2 prediksi togel hk 2017-02-01 21:29
This post is worth everyone's attention. How can I
find out more?
Quote
 
 
0 #1 http://www.google. 2016-12-14 20:43
I enjoy information technology once individuals come together and show ideas.
Great webpages, stick with it!

my blog - http://www.google.com: http://www.google.com
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh


Fishing