• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sel01122020

Last updateSel, 01 Des 2020 11pm

BJB

Pendidikan

Pejabat Struktural dan Non Struktural Unisa Dilantik

Prosesi pelantikan pejabat struktural dan non struktural Unisa Kuningan.

Kuningan Terkini - Setelah sebelumnya Rektor dan dua wakil Rektor Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) dilantik, kini giliran pejabat struktural dan non struktural Unisa Kuningan dilantik, Selasa (21/07/2020). Berbeda dengan periode sebelumnya, pejabat struktural Unisa periode 2020-2024, diisi dari kalangan muda.

Pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural dan non struktural Unisa Kuningan, dipimpin langsung Rektor Unisa, Nurul Iman Hima Amrullah, S.Ag, M.Si, disaksikan Ketua Yayasan Al-Ihya Kuningan, Dr. H. Barna Subarna, M.Pd, Pembina Yayasan Al-Ihya Kuningan, HA. Nana Rusyana, M.M.Pd, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Aep Saepudin, M.Pd.I, Wakil Rektor Bidang Keuangan, SDM, dan Sarana Prasarana, Uyu Wahyudin, MM, dan seluruh keluarga besar Universitas Islam Al-Ihya Kuningan.

Sejumlah pejabat yang dilantik tersebut diantaranya, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Lembaga Penjamin Mutu, Lembaga Pengawas Internal, Kabiro Administrasi, Umum, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia, Kabiro Adminsitrasi, Akademik dan Kemahasiswaan, unsur kepala bagian, dan pejabat fakultas serta program studi S-1 dan S-2.

“Insya Allah, semangat baru akan lahir dari generasi muda. Unisa bisa mencapai tujuannya menjadi perguruan tinggi Islam terdepan di bidang kewirausahaan berbasis teknologi,” kata Iman manjelaskan.

Iman meminta seluruh pejabat Unisa bersinergi untuk mencapai visi dan misinya. Ia memberikan kebebasan seluruh timnya untuk berinovasi dan menuangkan terobosan baru untuk mewujudkan Unisa menjadi perguruan tinggi Islam pilihan masyarakat. Selain meningkatkan kreatifitas dan inovasi, seluruh timnya agar tetap berpegang teguh pada koridor agama, salah satunya menjalani musyawarah.

“Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Kita bisa bersinergi saling melengkapi melalui bingkai musyawarah,” tuturnya.

Sementara, Ketua Yayasan Al-Ihya Kuningan, Dr. H. Barna Subarna mengatakan, kepengurusan baru akan menjadi semangat baru untuk melakukan perubahan. Adanya perubahan pejabat melalui promosi, rotasi, dan mutasi, merupakan hal biasa dalam sebuah organsiasi. Hal ini tentunya untuk penyegaran system kerja sehingga menghasilkan tata kerja yang optimal.

“Terimakasih kepada seluruh pejabat sebelumnya yang sudah berkontribusi untuk Al-Ihya, dan kami ucapkan selamat kepada pengurus baru. Kami harap kepengurusan ini bisa menjadikan Unisa lebih baik lagi,” terangnya.

Ditempat yang sama, Pembina Yayasan Al-Ihya, H.A. Nana Rusyana menjelaskan terkait pengawasan yayasan yang ketat terhadap seluruh karyawannya. Seluruh pejabat harus bisa menumbuhkan etos kerja yang baik, tidak hanya berorientasi dunia, melainkan juga masa depan. Karena itu, Ia meminta agar nilai-nilai dakwah dan ibadah menjadi bagian tak terpisahkan dari semangat kerja keluarga besar Unisa.

“Bekerjalah seoptimal mungkin. Iringi dengan tawakal kepada Allah. Insyaallah dengan semangat lahir batin, akan ada keajaiban di Unisa, tidak hanya unggul di Kuningan melainkan di Jawa Barat dan Nasional,” kata Nana.

Selain pejabat strukutral kata Nana, ada beberapa lembaga baru non-struktural di Unisa. Diantaranya, Lembaga Kajian Al-Quran, Lembaga Kewirausahaan dan Lembaga Inovasi teknologi. “Tiga lembaga baru tersebut akan menunjang keberhasilan visi Unisa sebagai perguruan tinggi Islam terdepan di bidang kewirausahaan berbasis teknologi,” pungkasnya.(jly).

Add comment


Security code
Refresh