Pendidikan

KNPI Dorong Pemuda Lebih Mandiri

Pelatihan kepemimpinan dan managerial.

Kuningan (KaTer) - Ide kreatif dan tero¬bosan pemuda sangat diharapkan untuk mempercepat terjadinya pembangunan di daerah khususnya Kuningan. Hal itu tentunya menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan peran pemuda yang berkualitas dan mandiri. Demikian disampaikan Ketua DPD KNPI Kuningan, H Uus Yusuf saat menghadiri kegiatan Pelatihan Kepemimpinan dan Manajerial Organisasi bekerjasama dengan Disdikpora Kuningan di Hotel Purnama Cigugur, Senin (17/3/2014).

“KNPI Kuningan diharapkan mampu bekerja sama dengan masyarakat, untuk menyam-paikan kebijakan-kebijakan dalam mewujudkan perubahan dan cita-cita bangsa. KNPI adalah organisasi pemuda, tempat berhimpunnya seluruh OKP yang ada. Jadi, kita sangat berharap, KNPI mampu menggerakan pemuda, agar mampu berdikari, dan dapat mandiri. Baik dari segi organisasi, ataupun pribadi,” kata pria yang hobi bebelokan dengan kuda besinya ini menjelaskan.

Pria muda yang saat ini tengah mencalonkan diri sebagai Caleg dari PPP di Kuningan itu menuturkan, peningkatan kualitas SDM pemuda harus ditekankan pada pendidikan kharakter. Dengan implementasi itu, diharapkan bisa membentuk pribadi pemuda yang pantang menyerah, kreatif, sportif dan mampu memimpin serta siap menghadapi beragam persoalan dan tantangan zaman.

“Pelatihan ini digelar sebagai upaya meningkatkan pengetahuan bagi generasi muda dalam berorganisasi. Sehingga, kedepan akan benar-benar menjadi generasi bangsa yang berjiwa nasionalisme, berwawasan kebangsaan, dan tetap berkomitmen dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Sementara, Ketua DPD KNPI Jawa Barat, Husni FM mengatakan, sebagai organisasi kepemudaan, setiap kader atau pengurus harus selalu eksis, energik dan bermanfaat bagi seluruh elemen masyarakat. Akan tetapi, harus disadari bahwa pada konteks tertentu, generasi muda tidak dapat dibiarkan berjalan sendiri. Namun, membutuhkan stimulasi supaya perjuangan arah geraknya dapat berjalan sesuai cita-cita bangsa.

“Sejak era reformasi hingga saat ini, generasi muda menjadi motor penggerak perubahan. Sekaligus memastikan bahwa proses perubahan tersebut sesuai dengan tuntutan zaman, dalam konteks pembaruan dan pembangunan bangsa,” pungkasnya.(AND)