Kuningan Terkini - Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Kuningan, Halil Aris Baya mengaku prihatin atas kabar yang menyebutkan ada pelajar di Kuningan yang diduga terkena virus HIV/Aids.
“Saya sangat prihatin sekali,” ungkap Halil kepada Kuningan Terkini, Selasa (14/10/2014).
Namun, Haris meminta Komisi Penanggulangan Aids (KPA) agar berbicara yang jelas. Sehingga isu tidak berkembang lebih jauh.
“KPA harus sebutkan siapa siswanya dan sekolahnya dimana. Harus transparan, biar jelas semuanya,” pintanya.
Menanggapi masalah Perda HIV/Aids, menurut Haris, itu belum terlalu penting. Yang paling penting adalah orang tua dan sekolah harus mengawasi anaknya agar lebih hati-hati lagi.
“Kalau benar ada pelajar yang sudah kena HIV/Aids, harus ditingkatkan pengawasannya. Agar tidak terjerumus,” pungkasnya. (DHE)