Kuningan Terkini - SMK Auto Matsuda Kuningan menggelar Expo SMK 2014 di halaman sekolah, Senin (15/12/2014), tepatnya di jalan raya Kutaraja Kecamatan Maleber Kuningan dalam rangka Harjad ke-10 tahun. Expo digelar sekaligus sebagai ajang promosi dan edukasi program studi SMK, terutama untuk SMK di wilayah Maleber maupun diwilayah Kabupaten Kuningan secara umumnya.
Expo yang direncanakan akan berjalan selama seminggu itu, baru pertama kalinya digelar dan kedepannya bakal dijadikan agenda rutin SMK Auto Matsuda.
"Dalam Expo ini kita menampilkan beberapa perangkat alat yang dibutuhkan masing-masing kejuruan dalam program keahlian. Selain itu juga menampilkan hasil dari kreatifitas para siswa seperti teleconfrence," ujar Kepala Sekolah SMK Auto Matsuda Saidun MPd saat ditemui KaTer di sela-sela kesibukannya didampingi unsur kepanitian Alan Suwgiri SPd.
Tujuannya kata Saidun, memberikan pengenalan kepada siswa lain maupun pengunjung yang hadir dalam Expo, sehingga kebutuhan yang diperlukan dalam tiap-tiap kejuruan itu terlihat jelas. Karena di SMK Auto Matsuda sendiri terdapat lima kejuruan yakni Tekhnik Kendaraan Ringan (TKR), Tekhnik Komputer Jaringan (TKJ), Tekhnik Sepeda Motor (TKS), Teknik Informatika Industri dan Tekhnik Multimedia.
"Namun dari lima kejuruan itu, kebanyakan yang diminati siswa yaitu TKR dan TKJ. Untuk tahun ajaran baru kedepan, kita juga akan membuka tiga kejuruan baru yakni Akuntansi, Perbankan Syariah dan Grafika,” sebutnya.
Disamping untuk memperkenalkan alat-alat kejuruan lanjut Saidun, Expo ini juga merupakan suatu dukungan SMK Auto Matsuda dalam menanggapi Kurikulum 2013. Karena di tahun 2015 nanti bahkan tahun ini, pihaknya sudah siap untuk menjadi salah satu sekolah yang melaksanakan Kurikulum 2013.
Sementara dari unsur kepanitian, Alan Suwgiri menyampaikan rasa syukur atas Harjad SMK Aotu Matsuda yang sudah menginjak di usia 10 tahun. Adanya Expo, selain sebagai ajang promosi sekolah kepada masyarakat, dunia usaha dan industry, kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya mengimplementasikan skill dan memotivasi kreativitas, dan inovasi para siswa.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme baik guru dan juga kompetensi siswa, sehingga menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas. Tak hanya itu, dapat menunjukan kemampuan siswa yang bisa bersaing dan siap pakai di dunia usaha ataupun dunia industri dimana saja,’’ pungkasnya.(AND)