Kuningan Terkini - Prodi Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) STKIP Muhammadiyah Kuningan menggelar pementasan drama di gedung kesenian kabupaten Kuningan, Rabu (14/01/15). Pagelaran yang dimeriahkan oleh Teater Sagara, Teater Kukupu dan Teater Kebek Banyu berlangsung meriah dan mendapat respon positif dari masyarakat dan tokoh seniman.
Menurut salah seorang mahasiswa yang juga ketua Teater Banyu, Zaenal, drama bertajuk Tumut Ka Gusti Hade Kapapada Nyaah Kalemah caina ini merupakan agenda yang telah direncanakan sebelumnya oleh prodi PBSD sebagai tugas dan bentuk pengembangan wawasan seni Sunda kepada masyarakat umum.
“Kegiatan ini merupakan implementasi mahasiswa dalam melestarikan dan mengenalkan kembali seni Sunda. Karena, dizaman sekarang banyak generasi muda yang tidak mencintai budayanya sendiri,” tutur Zenal kepada Kuningan Terkini menjelaskan.
Dalam pelaksanannya kata Zaenal, antusias masyarakat Kuningan terbilang sangat bagus. Hal itu terbukti dengan banyaknya penonton yang mencapai 150 orang dari berbagai kalangan. Bahkan, beberapa tokoh seniman pun ikut menyaksikan pagelaran, salah satunya Aan Anjasmara selaku Produser drama yang kagum dengan adanya pagelaran tersebut.
“Saya sangat kagum dengan pagelaran ini, sangat kompak dan penuh penghayatan. Pagelaran ini merupakan karya mandiri yang mereka buat sendiri,” Ungkapnya.
Seusai kegiatan, Fahmi selaku ketua Prodi PBSD berharap, mahasiswa PBSD mempunyai keterampilan yang multi disamping menjadi seorang guru bahasa daerah. "Seorang guru Bahasa Daerah itu harus mempunyai keterampilan yang lebih disamping menjadi pengajar harus juga mahir dalam seni, budaya atau sastra. Dengan adanya pagelaran ini saya berharap mahasiwa mampu menjadi guru yang multi talent,” pungkasnya. (BAY)