Kuningan Terkini - Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kalangan pelajar, dianggap sangat memprihatinkan. Menyadari hal itu, Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuningan (BNNK)membentuk dan melatih anggota satuan tugas (satgas) antinarkoba di lingkungan sekolah, Rabu, (20/5/2015).
Menurut Kepala BNN Kabupaten Kuningan, Guruh Irawan Zulkarnaen, S.STP, M.Si, kebangkitan nasional dapat dimaknai sebagai momentum bangkitnya semangat persatuan dan kesatuan sebagai sebuah bangsa. Dalam hal ini, BNNK berupaya meyebarkan semangat anti narkoba kepada satgas karena narkoba adalah penjajah tanpa wajah bagi bangsa ini.
"Untuk di kalangan pelajar, sebagian besar kasus yang kita temukan di lapangan, yaitu penyalahgunaan narkoba jenis ganja dan obat-obatan sedangkan jika dilihat secara umum, Kabupaten Kuningan sudah dimasuki peredaran jenis narkotika lainnya, yaitu Shabu," ungkap Guruh dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan pelatihan penanggulangan narkoba kepada anggota satgas anti narkoba lingkungan pendidikan di Alkenzie Convention Hall, Kuningan.
Dalam kesempatan itu, Guruh menjelaskan, dengan meningkatnya jumlah kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, pihaknya memandang pembentukan satgas antinarkoba ini sangat penting untuk menekan jumlah penyalahguna narkoba di kalangan pelajar.
“Kami sudah memiliki 600 orang kader dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai negeri dan swasta, bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kuningan juga sudah menjadi bagian dari kader BNN yang siap melakukan aksi pencegahan di lingkungan terdekat,” papar Guruh.
Sementara, Kasi Rehabilitasi BNN Kabupaten Kuningan, Asep Syaripudin, S.STP., M.Si selaku Ketua Pelaksana menjelaskan, pada tahun 2015 ini pihaknya akan membentuk satgas anti narkoba sebanyak 200 orang yang terdiri dari 100 orang satgas di kalangan pelajar, 50 orang dari pekerja swasta dan pemerintah, serta 50 orang dari unsur masyarakat desa dan kelurahan. Adapun sekolah yang dilibatkan adalah SMAN 1 Mandirancan, SMAN 1 Kadugede, SMAN 1 Subang, SMKN 3 Kuningan, dan SMKN 4 Kuningan.
"Kami sangat berharap kepada anggota satgas yang telah kami bentuk mampu menanggulangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, serta melakukan sosialisasi bahaya narkoba, juga pemahaman rehabilitasi bagi korban narkoba kepada rekan-rekan sebayanya," katanya.(nonarizky)