Kuningan Terkini - Ratusan guru non PNS Madrasah Tsanawiyah (MTs) sewilayah Kabupaten Kuningan, akhirnya bertolak ke Kanwil Kemenag Jawa Barat, Senin (9/6/2015) malam dini hari tadi. Dengan menggunakan 2 unit bus, ratusan guru madrasah tersebut rencananyha bakal menuntut pihak Kanwil Kemenag Jabar agar segera mencairkan dana BOS sebagai gaji guru yang belum dibayarkan selama 6 bulan.
“Rencana hari ini kita berangkat dua bus menuju Kanwil. Tujuannya kita ingin beraudensi dengan baik-baik dengan cara yang baik, tentang bagaimana kemungkinan BOS bisa dicairkan dengan cepat dan waktu yang singkat,” ucap Ketua Persatuan Guru Madrasah, Heri Purnama saat ditemui KaTer di lokasi pemberangkatan ratusan guru madrasah tersebut di Taman Kota Kuningan.
Untuk prosesi dialog disana lanjut Heri, bagaimana nanti yang terjadi ditengah aspirasi yang berkembang. Intinya, pencairan dana BOS harus bisa disegerakan karena menyangkut kepentingan bersama bagi para guru madrasah.
“Untuk persayaratan lain yang menyangkut tentang pencairan dana BOS itu kita akan urus belakangan. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan sudah selayaknya harus dibuat skala prioritas,” tukasnya.
Pada prinsipnya kata Heri, nanti pada saat terjadi dialog dalam audensi tidak melilbatkan seluruh peserta yang ikut dalam rombongan, hanya perwakilan dari setiap instansi sekolah yang ada.
“Kita juga tidak ada aksi besar-besaran disana, ini hanya sebagai proses menuju audensi yang baik. Padahal, sebelumnya kita merencakan sebanyak 5 bus namun menjadi 2 bus. Hal ini supaya lebih familiar, dan tidak terkesan ada pengerahan massa kesana,” ujarnya. T
ujuan utama ke Kanwil Kemenag Jabar, pihaknya tetap menuntut ingin ada pencairan dana BOS secepatnya, dalam pekan ini dengan segera. Sebab, hal ini sudah tidak ada lagi tawar-menawar dan tidak lagi bicara tentang aturan, tidak lagi bicara tentang perubahan akun.
“Kalau mau bicara lagi soal aturan dan perubahan akun, jangan pada saat perubahan tengah semester kaya gini, harusnya di awal-awal. Sebab, kalau sekarang masanya bukan lagi bicara tentang perubahan akun, ini sudah bicara tentang pencairan,” tegasnya dengan nada sedikit tinggi.(AND)