Kuningan Terkini - Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuningan bekerjasama dengan USAID PRIORITAS kembali menggulirkan sebuah program. Kali ini, Disdikpora resmi melaunching program buku bacaan berjenjang yang diperuntukkan untuk kelas awal tingkat sekolah dasar. Pelaksanaan program sendiri, diawali dengan kegiatan lokakarya perencanaan buku bacaan berjenjang, bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan dari 14 kecamatan dan gugus terpilih program buku tersebut.
“Kami sangat mendukung program buku bacaan berjenjang. Programnya sangat bagus, waktu kami hadir lokakaryanya di Cirebon. Kami salut atas ide-ide cemerlang dari USAID PRIORITAS,” ucap Drs Asep Taufik Rohman MPd kepada awak media, usai mengikuti acara launching buku bacaan berjenjang baru-baru ini, Minggu (10/1/2016).
Dia menyebutkan, ada sebanyak 94 sekolah yang mendapatkan program tersebut dan tersebar di 14 kecamatan secara merata. Terlebih, program-program itu bisa membantu untuk menuntaskan buta aksara bagi anak-anak didik di lingkungan Sekolah Dasar.
“Dukungan dan komitmen dari semua pihak tentu dibutuhkan agar program buku bacaan berjenjang ini berjalan, agar peserta didik di sekolah dasar semakin mencintai membaca buku,” pintanya.
Sementara Koordinator USAID PRIORITAS Jabar, Erna Irnawati juga memberikan apresiasi atas dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama. “Kami apresiasi atas dukungan yang diberikan langsung oleh kepala dinas pendidikan, semoga semua berjalan lancar sesuai dengan rencana,” katanya.
Menurutnya, program buku bacaan berjenjang ini salah satunya untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa. Sebab, dengan penggunaan buku bacaan berjenjang kedepan akan mempermudah untuk memetakan siswa kelas awal di sekolah dasar, dalam program membaca.
“Kedepan, tentu program membaca terbimbing ini terjadwal dalam kegiatan belajar mengajar di kelas awal,” ujarnya.
Perlu diketahui, selain menyasar sekolah dasar yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan, pada acara lokakarya perencanaan program buku bacaan berjenjang juga melibatkan Madrasah IBTIDAIYAH (MI), yakni berada di wilayah kelompok kerja madrasah (KKM) 1 Kuningan dengan jumlah sebanyak 18 madrasah.(AND)