Pendidikan

Membangun Generasi Islam sebagai Agent of Change

Kuningan Terkini ( Ka Ter) - Pendidikan adalah suatu proses untuk membentuk kedewasaan dan karakter anak melalui berbagai kegiatan yang meyangkut aspek kognitif, afektif, psikomotor, sosial, dan agama. Anak sebagai generasi penerus merupakan aset yang tiada ternilai, sebab maju mundurnya suatu generasi akan lebih banyak diwarnai oleh kualitas yang ada. Pendidikan adalah hal yang utama, jendela untuk dapat melihat dunia, menatap masa depan dimana kaki hendak dilangkahkan kelak kemudian hari.

Berangkat dari sebuah fenomena yang terjadi di lingkungan masyarakat terutama di masyarakat pedesaan, dimana kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak relatif sulit untuk dicapai. Manifestasi keadaan yang ada kemudian menjadi sebuah kegelisahan akan masa depan anak-anak di kemudian hari untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Sosok yang dikenal aktivis yang sangat vokal kuningan ini ternyata memiliki lembaga sosial juga pendidikan, tidak hanya di kabupaten kuningan tetapi juga diluar kabupaten kuningan.

“saya mencoba dengan rekan-rekan yang sefaham berbuat dan Berpartisipasi aktif dalam usaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan membekali para generasi muda Islam agar berkepribadian kuat dengan aqidah yang shohih, akhlaq yang mulia, berwawasan luas, kreatif dan inovatif serta terampil dalam segala bidang di atas landasan yang telah digariskan oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW sehingga mereka menjadi generasi pembangun ummat (agent of change) yang unggul dan tangguh menghadapi tantangan zaman serta Membangun Insan Cendikia bernurani dengan pendidikan berkelanjutan dalam tautan kasih sayang serta jalinan pendidikan untuk semua umat. ” demikian disampaiakan ketua Yayasan Pendidikan Islam Cradenta Mubarok  Nana Mulyana Latif Dipl.Ae, S.T  yang juga seorang Aktifis Kuningan disela-sela kesibukannya. Senin (25/11)

Sejak September 2004, yayasan  Cradenta Mubarok berkiprah dalam pembinaan generasi muda dan membantu menyalurkan bantuan dana bea siswa kepada anak-anak yang tidak mampu dan berprestasi agar dapat terus melanjutkan sekolahnya.  Sekarang sudah lebih dari 3 titik saung pintar dan 2 tempat Majelis Ta’lim serta pendidikan formalnya tercatat sudah 2 sekolah PAUD , 3 Taman kanak-kanak Islam Terpadu serta SMK Taufiq Mubarok jurusan Perbankan Syariah yang telah didirikan olehnya di kabupaten kuningan dan satu sekolah MTs (Madrasah Tsanawiayah) di Kabupaten Purwakarta.

“Alhamdulillah semua sekolah formal maupun non-formal yang kami dirikan smuanya berbasis Tahfidz Qur’an, kami ingin memperkenalkan Qur’an dari semenjak Anak Usia Dini” Tutur Nana

Direncanakan pembangunan asrama serta SMK Taofiq Mubarok untuk menampung anak-anak yatim dan kurang mampu secara ekonomi di daerah Kabupaten Kuningan yang akan dididik dan di bina menjadi muslim yang berilmu, beriman dan beramal sholeh sekaligus mampu memikul tanggung jawab dakwah di masyarakat, segera bisa terselesaikan di tahun 2014.

“Insya allah, do’akan saja mudah-mudahan dipertengahan  tahun 2014, Gedung sekolah SMK dan Asrama ini bisa segera terselesaikan,saat ini baru terbangun Masjid, toilet dan pos keamanan sedang kan senderan tebing dan pondasi sekolah sedang dalam proses penggarapan,  karena selama ini kita masih menyewa gedung sekolah. “ pungkasnya.


Fishing