Kuningan (KaTer) - Kunjungan yang dilakukan oleh Tim Evaluasi Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kuningan belum lama ini terkait kerjasama dengan Partner AID Internasional belum bisa dipastikan dapat diperpanjang. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Lembaga Asing Non Pemerintah, Ir Muhamad Arif Hidayat M.Eng MPP kepada KaTer, Senin (27/1/2014).
“Hal ini masih dalam tahapan evaluasi dan akan dilakukan kajian kembali di Kementrian saat setelah melakukan monitoring di berbagai titik yang turut dalam kepesertaan program PAID Internasional di Kuningan,” katanya.
Menurutnya, kerjasama antara Kemendagri dengan PAID Internasional yang sudah terjalin selama 3 tahun sejak tanggal 16 Maret 2011 memang cukup disambut antusias oleh masyarakat khususnya sekolah yang mendapat program kerjasama tersebut.
“Adapun beberapa sekolah yang mendapat program PAID Internasional di Kuningan berjumlah enam sekolah terdiri dari SD, Madrasah, dan RA. Kunjungan yang dilakukan saat ini yaitu melakukan monitoring dan evaluasi hanya berpusat di 3 sekolah yakni MI Ciwedus, RA Nursama’ dan SDN I Winduhaji,” tambahnya.
Dirinya berharap, pihak terkait dalam pelaksanaan program ini baik PAID Internasional, Kemendagri, para guru dan siswa bisa bersama-sama memegang komitmen dalam rangka mensukseskan program supaya berjalan baik, lancar dan bermanfaat untuk semua pihak.
“Tim berada di Kuningan untuk melakukan evaluasi dan monitoring secara langsung realisasi program yang diturunkan apakah bermanfaat atau sebaliknya. Namun sepanjang yang didapatkan di lapangan, beberapa sekolah sangat berharap program bisa diperpanjang dan ingin lebih dikembangkan serta diperbanyak baik dari segi kuantitas maupun kualitas yang sudah berjalan sekarang,” pungkasnya.(AND)