Kuningan (KaTer) - Untuk menghindari mobil dinas (mobdin) disalahgunakan, seperti kejadian mobdin Kepala BPKAD yang digunakan anaknya nongkrong tengah malam di tamkot kemarin, sebaiknya seluruh modin di seluruh jajaran pemkab Kuningan menggunakan logo pemda. Demikian disampaikan Sekum Partai Nasdem Kuningan, Ika Fatwatika yang akrab disapa Ngko kepada KaTer, Rabu (29/1/2014).
“Saya sarankan kepada Pemkab Kuningan agar seluruh mobil dinas di seluruh jajaran pemkab Kuningan dipasang stiker logo pemkab. Itu salah satu cara paling mudah namun ampuh agar mobil dinas tidak disalahgunakan,” kata Ika yang juga Caleg DPRD Kuningan dapil Kuningan 1 ini menyarankan.
Di beberapa kabupaten lain di Indonesia kata Ngko, banyak yang sudah melakukan pemasangan stiker logo pemerintah disetiap mobil dinas pejabat. Dengan begitu, jika mobdin tersebut disalahgunakan, akan dengan mudah diketahui. Selain itu, dengan dipasangnya logo pemkab di mobdin tersebut, saat beli bahan bakar, sudah harus sesuai dengan aturan yang ada.
“Dengan diasangnya logo di mobdin, para pejabat akan kesulitan mencari celah untuk bisa digunakan untuk kepentingan pribadi. Beli bahan bakar harus petramax, tidak bisa lagi beli premium,” terangnya.
Masih kata Ika, mobil dinas diberikan dengan tujuan untuk membantu kelancaran tugas-tugas kedinasan pejabat terkait. Tapi tak jarang, mobil dinas malah digunakan oleh isteri atau anak pejabat hanya untuk mejeng dan pamer ke masyarakat.
“Selain kesal, masyarakat juga terheran-heran melihat ulah oknum pejabat kita,” ungkapnya. (DHE)