Politik

KPU Klarifikasi Video Insiden GOR Ewangga

Ketua KPU Kuningan saat menyampaikan klarifikasi terkait video insiden GOR Ewangga.

Kuningan Terkini - Video insiden yang telah tersebarluas terkait penangkapan 2 orang yang mencurigakan tengah membawa sejumlah berkas dari GOR Ewangga pada sabtu sore (19/04) akhirnya diklarifikasi KPU Kuningan. Rekaman berdurasi sekira 2 menit tersebut dinilai meresahkan warga, karena beragam berita hoax menjadi isu yang di interpretasikan pihak-pihak luar yang tak bertanggung jawab di tayangan video tersebut.

Penyebaran berita yang hanya berdasarkan rekaman ini dikhawatirkan memicu hal yang tak diinginkan. "Hari ini, kita telah melakukan semacam meeting, untuk memantapkan informasi yang sesungguhnya dengan apa yang terjadi di Gor Ewangga, semuanya adalah miskomunikasi dan terjadi kesalah pahaman saja," ujar Ketua KPU Kuningan Asep Z Fauzi/Asfa, Rabu (24/04/2019).

Usai melakukan melakukan pertemuan terkait video insiden GOR bersama pihak- terkait termasuk didalamnya Perwakilan dari PPK Kuningan dan Ketua Relawan Rumah Indonesia Menang, Andi Budiman, Asfa menarik beberapa poin penting dari hasil klarifikasi ini yaitu, Pihak yang masuk ke GOR tersebut adalah benar komponen PPK Kecamatan Kuningan.

“Berkas yang dibawa adalah betul salinan form C dan C1 yang memang diperuntukkan bagi KPU. Di GOR Ewangga ada aktivitas, karena sejak H+1, GOR ini diperuntukkan untuk gudang logistik dan tempat rapat pleno PPK Kuningan. Sehingga aktivitas PPK Kuningan saat ini terpusat di GOR," paparnya.

Sementara, Ketua Relawan Rumah Indonesia Menang, Andi Budiman mengatakan, pada saat kejadian, Ia merasa curiga dengan prilaku 2 orang yang membawa dokumen C1. Mereka memasuki GOR dengan alasan pemasangan spanduk. Namun ketika keluar mereka malah membawa berkas dan tidak memasang spanduk yang dimaksud.

“Khawatir dengan kejanggalan tersebut ditambah keduanya tidak bisa menunjukan id card petugas PPK. Otomatis dipertanyakan oleh relawan yang selanjutnya terjadilah insiden adu argumen relawan dengan PPK seperti ditayangan video viral tersebut,” terangnya.

Ditempat yang sama, Bawaslu dan Kapolres Kuningan, menghimbau kepada seluruh masyarakat Kuningan untuk tidak mempercayai berita hoax yang beredar, dan berharap agar segala lapisan masyarakat menyukseskan pemilu dengan damai.(Bubud Sihabudin)


Fishing