Kuningan Terkini - Festival Batu akik Ramadhan Kemilau yang diikuti sedikitnya 300 peserta penggemar batu akik di Hotel Mata Air, Minggu (28/6/2015) berlangsung sukses. Meski udara sangat dingin yang melanda seputar daerah wisata ini, namun semangat peserta tetap bertahan begitu juga animo warga yang datang dari berbagai daerah memenuhi ruangan pengumuman kontes batu akik.
Adalah Boedi Marchiano, warga Cirebon berhasil mendomiasi kontes batu akik dengan peserta terbanyak dalam sejarah kontes batu akik di Indonesia. Dengan wajah sumringah, sang kolektor batu akik ini memperlihatkan batu akik jenis Raflesia dan Bacan yang berhasil menjadi jawara menyisihkan ratusan batu akik lainnya.
Menurutnya, batu akik jenis raflesia dan Bacan yang dimilikinya ini, telah malang melintang diberbagai kontes batu akik tingkat nasional dan behasil menjadi jawara. Bahkan, batu akik jenis raflesia merah ini telah ditawar Rp. 40 juta oleh beberapa kolektor batu akik.
“Batu akik jenis Raflesia ini telah menjadi langganan juara kang,” kata Boedi kepada Kuningan Terkini seusai pengumuman pemenang batu akik tingkat nasional diruangan lobby Hotel Mata air, Minggu (28/6/2015).
Terkait dengan juri yang menilai pada kontes batu akik ini kata Boedi, menurutnya sangat professional dan independent. Dengan jeli, juri bisa melihat batu akik yang dinilai sangat layak menjadi juara degan tanpa melihat peserta dari mana, pernah juara atau tidak batu akik yang ikut kontes tidak ada ionterfensi dari pihak manapun.
“Ini buktinya, saya tidak kenal dengan jurinya, bahkan saya tidak menyertakan sertifikat juara dari batu akik miliknya ini. Tapi juri dengan jeli bisa melihat dan menentukan batu akik raflesia dan Bacan ini menjdi juara menyisihkan ratusan batu akik sejenis lainnya,” pungkasnya.(j’ly)