Kuningan Terkini - Usai Rapat paripurna Rekomendasi Tim Perumus Terhadap laoran Keterangan pertanggungjawaban Bupati Kuningan akhir tahun anggaran 2015, Kamis (21/04/2016), Legistalitf dan Eksekutif melakukan ziarah ke makam almarmumah Bupati Kuningan Hj, Utje Ch Suganda di pemakanam Bubulak Desa Winduhaji. Ziarah tersebut juga dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Kuningan, Wakil Buapti Kuningan Acep Purnama, dan keluarga besar dari Hj. Utje Ch Suganda, salah satunya adalah Muhammad Rido Suganda.
Wakil Bupati Kuningan Acep Purnama mengatakan, kepemimpinan almarhumah selama memimpin Kuningan sangat terasa. Almarhumah elah memberikan kontribusi yang nyata untuk membangun Kuningan.
“Kita bersama seluruh anggota DPRD nyekar. Hal ini sebagai bentuk pengakuan dan apresiasi, karena selama kepemimpinan beliau, Kuningan banyak mendapatkan award atau penghargaan. Beliau merupakan sosok ibu di Kuningan, bisa berperan dalam memimpin daerah, dan sudah setara dengan pemikiran kaum laki-laki,” katanya.
Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kuningan Rana Suparman juga menuturkan, makna hari Kartini yang diperingati tanggal 21 April setiap tahunnya sangatlah besar. Banyak pesan yang disampaikan lewat perjuangan yang telah dibangun oleh seorang Kartini muda semasa hidupnya. Bagi wanita masa kini, peringatan hari Kartini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri, karena Kartini menjadi pelopor untuk sebuah kemajuan wanita terutama di Indonesia seperti halnya dengan almarhumah Hj Utje Ch Suganda.
“Kami ziarah ke makam bunda Utje pada hari Kartini, karena beliau merupakan sosok perempuan yang berani memacahkan ketabuan disaat Kuningan menganggap Bupati harus sosok laki-laki, beliau percaya diri tampil dan menjadi Bupati,” tuturnya.
Tepat pada peringatan hari Kartini sambung Rana, DPRD memberikan penghargaan dengan berziarah ke pemakanan Bunda Utje, sebagai sosok Kartini generasi saat ini. Penghargaan ini, juga diberikan dalam bentuk penamaan jalan atau gedung bersejarah.
“Kita sedang menggodog dan mengkaji, nanti Komisi I dan IV yang akan melakukan kajian itu,” pungkas Rana. (l.hakim)