• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab08052021

Last updateJum, 07 Mei 2021 1am

BJB

Sosial

Al Hafidz, Isi Ceramah Pengajian Rasulullah

Pengajian Jalsatul Itsnain Majelis Rasulullah SAW

Kuningan (KaTer) - Dalam pengajian kali ini, Jalsatul Itsnain Majelis Rasulullah SAW Jawa Barat, selain dihadiri langsung oleh Al Habib Quraisy Baharun, Al Habib Syeikh Al Habsyi, Kapolsek Ciawigebang Kompol Erawan Kusmayadi SH serta para ulama dan umaro juga menghadirkan tamu mulia dari Tarim Hadromaut Al Habib Ali Bin Muhammad Al Idrus. Al Hafidz Al Habib Ali merupakan imam masjid Assegaf Tarim Hadramaut Yaman.

Salah seorang panitia dari Majlis Rasulullah SAW, Habib Abduraahman bin Yahya saat ditemui KaTer, Kamis (26/6/2014) menuturkan, dalam ceramah kali ini, pihaknya menghadirkan tamu mulia dari Tarim Hadromaut Al Habib Ali Bin Muhammad Al Idrus. Beliau (Al Hafidz Al Habib Ali, red) merupakan imam masjid Assegaf Tarim Hadramaut Yaman.

Dalam ceramah yang disampaikan Al Habib Ali Bin Muhammad Al Idrus dengan diterjemahkan oleh Habib Quraisy Baharun menerangkan, sesungguhnya pujian kepada Allah SWT adalah satu, Allah menciptakan manusia bukan untuk menjadi kaum du’a, tetapi diciptakan oleh Allah SWT untuk menjadi kaum du’a kepada Allah.

“Beliau (nabi Muhammad SAW, red) adalah pilihan Allah SWT yang terbaik dari segala makhluk yang pernah diciptakan-Nya. Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an ialah ‘kami mengutus engkau wahai Nabi Muhammad SAW, terkecuali membawa rahmat bagi alam semesta,” katanya.

Selain itu, Allah SWT berfirman ‘katakanlah wahai Nabi Muhammad kepada umatmu, dengan keutamaan Allah dan rahmat dari Allah. Maka dengan itulah kalian wajib bergembira karena sesungguhnya bergembiranya umat terhadap Nabi Muhammad SAW, lebih baik daripada harta yang pernah mereka kumpulkan.

“Dalam beberapa ayat di dalam Al Qur’an yang menerangkan tentang begitu sayangnya Nabi Muhammad SAW, dikatakan sesungguhnya nabi adalah orang yang paling mulia diantara kalian (manusia, red) dan ditafsirkan bahwa beliau adalah ayah dari kita semuanya,” jelasnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh