• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab17042021

Last updateSel, 06 Apr 2021 8pm

BJB

Sosial

Warga Sukamukti Haul Syech Abdurrahman

Ratusan warga Sukamukti saat menghadiri upacara maulid Nabi.

Kuningan (KaTer) - Warga Desa Sukamukti Jalaksana menggelar acara pengajian umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Al Maghfurlah Syech Abdurrahman, di Dusun Wage Cantilan RT.21 RW.06 Desa Sukamukti Jalaksana Kuningan. Ratusan warga antusias mengikuti pengajian dengan khidmat dan memadati lokasi pengajian walaupun sempat diguyur hujan beberapa kali.

“Dalam rangkaian acara tersebut dimulai dengan Khataman Al Qur’an yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa serta dilanjutkan dengan Istighosah bersama di malam harinya,” kata sekretaris penyelenggara Maulidan, Mang Asep kepada KaTer, Rabu (29/1/2013).

Mang Asep menuturkan, pada hari kedua sebagai puncak acara diisi dengan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Al Maghfurlah Syech Abdurrahman. Dalam acara puncak yakni Tabligh Akbar dihadiri oleh KH Gus Munif Muzadi, Habib Syeh Nur Hamid, KH Zainuri Zein, KH Muhammad Ansori Al Hafidz, Gus Ihsan, Kyai Hartono dan lainnya yang sebagian besar berasal dari luar wilayah Kuningan.

Dia menambahkan, di saat memasuki bulan Rabi'ul Awal dimana Nabi Muhammad SAW dilahirkan, banyak umat Islam memperingatinya dengan menggelar acara maulidan sebagai bentuk kecintaannya kepada Sang pembawa Rahmat tersebut. Namun tidak sedikit umat Islam yang tidak begitu suka dengan acara maulidan, karena dianggapnya bid'ah.

“Sebagai warga yang beragama Islam harus lebih berhati-hati, sekarang ini banyak ummat Islam yang ngaku cinta kepada Nabi, tapi malah menganggapnya bid'ah. Kita jangan mudah terprovokasi. Biarkan saja mereka mau bilang apa. Yang penting kita tetap yakin bahwa Maulid Nabi merupakan amalan yang baik,” pungkasnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh