Kuningan (KaTer) - Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Kadishutbun), Ukas Suharsaputra mengapresiasi pesta perkawinan berkonsep konsep konservasi lingkungan. Momen itu digelar sebagai wujud untuk menginformasikan kepada seluruh warga yang hadir agar lebih mencintai lingkungan dan merawat alam supaya lebih lestari dan alami.
“Ini ide kreatif dan positif, walaupun acara bersifat personal namun dikemas dengan tema alam yakni pesan-pesan lingkungan,” kata Kadishutbun, Ukas Suharsaputra usai memberikan pengarahan tentang lingkungan di acara pernikahan yang digelar di kawasan Hutan Kota Bungkirit, Senin (31/3/2014).
Selain acara pesta kata Ukas, momen yang dikemas unik itu juga bisa memberikan wahana bagi publik untuk mengenal kebijakan-kebijakan lingkungan. Selain itu, bisa memacu perubahan-perubahan pola pikir masyarakat dalam turut serta mencipatakan budaya cinta lingkungan yang asri dan alami.
“Ini mungkin sebuah prakarsa awal yang digelar dengan konsep unik yakni pernikahan di open place bertema lingkungan hidup. Kalau memang ini dikatakan sukses membawa perubahan bagi masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan, kedepan bisa saja mengundang Bupati. Karena tak lain sebagai wujud untuk mendukung program pemerintah sebagai kabupaten konservasi lingkungan,” ujarnya.
Terkait hutan kota sambung Ukas, kita punya program-program peningkatan beberapa hutan kota sebagai prioritas utama diantaranya Kasturi dan Caracas selain program pemeliharaan dengan penataan hutan kota. Untuk jumlah hutan kota di Kuningan, secara fisik mencapai lebih dari 20 hutan kota yang memenuhi syarat.
“Yang ditetapkan secara legal jumlahnya baru 17, diantaranya Hutan Kota Bungkirit, Kasturi, Caracas, Mayasih dan hutan kota lainnya,” ungkapnya.(AND)