Bandung (KaTer) - LSM CADAS (Ciri Aspirasi Dari Abdi Sanagara) yang bergiat dalam menegakkan hak sipil dan lingungan hidup, baru-baru ini telah menemukan kembali mata air (seke – Bhs. Sunda) Situ Hejo Cikendal di RT 11 RW 02 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Selain mengundang apresiasi, temuan mata air ini juga mengungkap banyak keprihatinan.
“Bukan menemukan mata air baru, hanya memberitahu warga setempat, bahwa seke ini harus kita pelihara. Kami jelaskan cara praktis memeliharanya, termasuk keberadaan komunitas Jaga Seke yang siap membantu hidupnya mata air ini”, kata Dik Dik, anggota LSM CADAS sesaat melaporkan temuannya di Kantor DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda) Jl. Riau 189A Bandung.
Menurut Taufan Suranto, Staf Infokom DPKTLS, di kota Bandung, saat ini hanya ada sekitar 77 seke dari 400 yang terdata. Banyak yang terancam keberadaannya, selain ada di lingkungan privat, tak sedikit yang terbengkalai, tertutup beton, dan malah dijadikan tempat sampah.
“Yang menggembirakan, baru-baru ini ada yang mewakafkan seke ke Pemkot untuk dimanfaatkan warga sekitar. Ini yang patut kita sebar-luaskan,” katnya.
Sesepuh Jabar Solhin GP didampingi pegiat lingkungan dan budayawan, Acil Bimbo mengatakan, teruskan revitalisasi puluhan seke ini. Masyarakat sudah lupa fungsinya, padahal saat kemarau nanti, seke ini banyak membantu.
“Sedikitnya, radius 200 meter diamankan dari bangunan, lalu ditanami pohon yang cocok,” tutur Acil yang hari itu mengecek kesiapan panitia menggelar ulang tahun ke-1 Gerakan Masyarakat Jaga Seke pada 27 April 2014 mendatang di Kelurahan Coblong Kota Bandung.(Harry Safiary)