Aneka

Disdikpora Gelar Pasanggiri Tembang Pupuh

Lomba tembang pupuh

Kuningan (KaTer) - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kuningan bersama dengan Bank Jabar Banten Cabang Kuningan kembali menggelar lomba Pasanggiri Tembang Pupuh. Acara yang diikuti sebanyak 128 peserta yang terdiri dari guru SD 64 orang dan murid SD 64 orang, bakal berlangsung selama tiga hari.

“Tujuan dari pagelaran Pasanggiri Tembang Pupuh yaitu melaksanakan evaluasi hasil binaan guru kesenian dan membantu pemerintah daerah mengembangkan dan meningkatkan potensi daerah dengan menjaring bibit-bibit berbakat dan potensi di bidang seni untuk dibina dan ditingkatkan,” ujar koordinator panitia, Edi Kusnaedi kepada KaTer, Selasa (15/4/2014).

Menurutnya, sasaran dari acara Pasanggiri Tembang Pupuh ini adalah para guru dan siswa SD se-Kabupaten Kuningan supaya mempunyai perhatian terhadap seni budaya leluhur. Hal ini untuk meningkatkan dan mengembangkan salah satu jati diri kearifan lokal budaya sunda.

“Setiap peserta menyanyikan 2 pupuh yang bersifat wajib dan pilihan. Untuk guru SD putri, pupuh wajibnya adalah Sinom, sementara pupuh pilihannya yakni pupuh Wirangrong dan Pengkur. Sedangkan guru SD putra, pupuh wajibnya adalah Dangdanggula,” jelasnya.

Pihaknya berterimakasih kepada pihak Bank BJB atas kepedulian terhadap budaya lokal sunda. Karena, biaya dalam pelaksanaan dapat terselenggara atas sumber dana CSR (Corporate Social Responsibility) Bank BJB Kuningan.

Terpisah Kepala Disdikpora Kuningan, A Taufik Rohman mengungkapkan bahwa setiap bentuk perhatian Disdikpora terhadap pengembangan seni budaya sunda terhitung banyak. Karena, setiap even selalu mendapat dorongan dan tidak hanya pada lomba tembang pupuh.

“Saya bersyukur ada pihak seperti Bank BJB yang masih peduli dengan kebudayaan daerah. Hal ini tak lain untuk melestarikan kearifan lokal budaya sunda. Sehingga, regenerasi cinta budaya sunda tidak tergerus oleh arus globalisasi,” pungkasnya.(AND)


Fishing