Kuningan Terkini - Peringatan hari kemerdekaan selalu diisi dengan berbagai macam lomba, salah satunya lomba panjat pinang. Di sejumlah daerah di Kabupaten Kuningan seperti Desa Cikaso, Desa Sembawa, Desa Sadamantra, dan Desa Tinggar juga tak kalah meriah dengan adanya lomba panjat pinang yang diikuti oleh warga setempat, Minggu (17/8/2014).
Pantauan KaTer di sejumlah daerah yang menggelar acara panjat pinang, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, warga maupun panitia setempat menyiapkan batang pohon pinang. Namun saat ini, mereka hanya menyiapkan pohon bambu yang telah dilumuri minyak gemuk dan dihiasi pernak pernik bendera merah putih serta digantungi aneka jenis barang sebagai hadiah bagi yang berhasil memanjat hingga ujung pohon.
Selain panjat pinang, warga setempat juga menggelar beberapa lomba lainnya seperti lomba memasukan benang kedalam botol, lomba makan kerupuk, lomba tarik tambang, dan lomba permainan rakyat lainnya. Salah seorang panitia lomba di daerah Sembawa, Gita mengatakan, seperti biasanya setiap tahun seusai upacara bendera 17 Agustus, bersama warga di sekitar tempat tinggalnya menggelar pesta rakyat dengan sejumlah lomba permainan tradisional.
“Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk luapan kegembiraan menyambut HUT RI ke-69. Selain itu untuk menanamkan semangat juang angkatan ‘45 kepada anak-anak. Diharapkan menjadi generasi penerus bangsa yang dapat diandalkan membawa bangsa dan negara ini ke depan lebih baik lagi,” katanya.
Terpisah, panitia di daerah Tinggar, Rasdi menuturkan, pesta rakyat itu dapat digelar secara rutin setiap tahun karena warga sangat mendukung dan antusias mengikuti aneka perlombaan yang disiapkan panitia. Bentuk dukungan warga terhadap penyelenggaraan pesta rakyat itu seperti menyediakan tempat, peralatan lomba, fasilitas pendukung, menyumbang dana dan hadiah.
“Dengan adanya aneka perlombaan yang terselenggara atas dukungan dana swadaya masyarakat, akhirnya membuat ramai pada hari libur ini. Peringatan HUT RI menjadi meriah, karena penampilan peserta lomba menunjukkan aksi yang cukup lucu seperti wajah dan badan peseta lomba panjat pinang dipenuhi lumuran minyak gemuk dan ketika akan mencapai ujung pohon melorot kembali karena licin,” pungkasnya.(AND)