Kuningan Terkini - Salah satu materi yang dibahas kala pertemuan antara Legenda Musisi Balada Indonesia Ully Sigar Rusadi, dengan politisi Eka Santosa yang juga bergiat dalam gerakan budaya dan lingkungan hidup adalah Bagaimana menggelorakan kembali semangat juang generasi muda? Ully menyodorkan salah satu program terdekatnya di Bandung dan Jawa Barat. Program ini bertajuk Napak Tilas Rute Pejuang ’45 Bandung Timur Batalyon 33 Pelopor Resimen Sukapura.
“Terpanggil saya oleh ajakan orang tua, bagaimana dulu mereka dan salah satunya orang tua saya (Kol. Purn. R.J. Rusadi.W –Red),”, kata Ully di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun Kec. Cimenyan Kab. Bandung.
Diluar ayahnya selaku tokoh pejuang, Ully malam itu mengapresiasi pejuang lainny, seperti Kol. Purn. Sani Lupias Abdurahman, dan Kol. Purn. R.H. Lily Soemantri. Pelaksanaan kegiatan napak tilias ini menurut Ully dikelola Yayasan Garuda Indonesia yang diketuainya.
Pelaksanaannya pada 30 – 31 Agustus 2014 dengan pelibatan sekitar 250 peserta dari unsur pelajar, mahasiswa, karang taruna, pecinta alam, ormas, OKP, Menwa, dan lainnya. Sedangkan pengelola kegiatan dari pihak lokal ditangani Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Bandung dibawah binaan H. Soedirman, dengan arahan Mayjen TNI Purn. Dedy S Budiman, Kol TNI Marwoto (Disjarah TNI), dan Adang Sukarna (Puskoveri Jabar).
Menurut Dini, Assisten Pribadi Ully, teknis kegiatan ini meliputi: 30 Agustus 2014, peserta berkumpul di Lapangan Kampus Universitas BSI (Cicadas Bandung) Jl. Sulaksana. Finish pada hari pertama, sore harinya pukul 17.00 WIB tiba di SDN Rancaekek 1, Dangdeur Rancaekek Kabupaten Bandung (jarak tempuh – 31 km).
Petang hari (19.00 – selesai), masih pad 30 Agustus 2014, peserta mengikuti saresehan dan temu pejuang ’45 plus mengikuti acara hiburan di aula dan halaman SDN Rancaekek 1 (Dangdeur). Esoknya, Minggu, 31 Agustus 2014, pukul 07.30 WIB, seluruh peserta berangkat dari SDN Rancaekek 1 menuju ke titik start kemarin (Lapangan Kampus Universitas BSI – Cicadas Bandung).
“Daerah Cicadas Bandung inilah front terdepan dari perjuangan di Bandung Timur kala itu. Disini banyak hal yang belum terungkap dan sudah banyak dilupakan orang. Banyak nilai heroik termasuk romantika dan nilai kejuangan yang perlu diketahui dan diresapi generasi muda”, jelas Ully yang selama ini konsisten menembang lagu-lagu ber-genre folkore.
Sekedar info, bagi yang berminat mengikuti program napak tilas yang diinisiasi Ully - Sang Penyanyi Balada yang mengingatkan kita pada Nana Mouskouri dan penyanyi Spanyol Joan Baez, silahkan kontak no HP 086860349728 (Aceu), dan 082129090688 (yusuf). (Harri Safiari).