Aneka

Pawai Obor, Tradisi Warga Kuningan

Pawai Obor

Kuningan Terkini - Sebagai salah satu tradisi yang terus dipertahankan warga Kuningan, khususnya warga Desa Cilimus menggelar pawai obor pada puncak malam lebaran Idul Adha kemarin, Senin (5/10/2014). Puluhan anak-anak hingga orang dewasa antusias mengikuti arak-arakan pawai obor ini sebagai pertanda datangnya hari lebaran haji.

"Pawai semacam ini sudah menjadi tradisi yang kerap dilakukan masyarakat desa Cilimus. Untuk peserta dalam pawai biasanya banyak diikuti oleh anak-anak yang ada di desa,” kata salah seorang panitia Masjid Al-Istiqomah Desa Cilimus, Mochamad Yusmindar Dzulkifli kepada KaTer.

Dikatakan, tradisi keliling pawai obor sambil menyebut asma Allah SWt dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan wujud melestarikan serta menyebarkan ajaran agama Islam. Sebetulnya, dalam pelaksanaan pawai obor juga salah satu budaya warga disini.

“Tujuannya, syiar dan dakwah mengenai ke-Islaman. Sebab, kegiatan ini hanya dilakukan pada hari-hari tertentu saja. Seperti pada malam hari raya lebaran Idul Fitri dan Idul Adha serta tahun baru islam,” ungkapnya.

Warga setempat, Yusmindar juga sangat senang dengan acara pawai obor tersebut. selain sebagai hiburan gratis juga dalam pelaksanaan saat pawai disertai penyalaan kembang api yang menambah semarak suasana momentum lebaran. “Pawai obor dan kembang api ini sangat menghibur,” tukasnya.(AND)


Fishing