Aneka

Eka Santosa & IGK Manila Siap Gelar Seminar

Eka Santosa

Kuningan Terkini - Tokoh Jabar yang juga ketua partai Nasdem Jabar, Eka Santosa (55) bersama IGK Manila, Selasa besok (10/2/2015) bakal menggelar seminar yang membahas tiga hajatan besar, yaitu, meliputi Peringatan KAA ke-60 , PON XIX 2016 dan ASIAN Games 2018. Seminar yang rencananya akan dihadiri 20 pakar dari berbagai disiplin ilmu akan digelar di Graha Tirta Siliwangi, Jalan Lombok, Bandung.

Salah seorang panitia, Hilman Mauludin menjelaskan, Seminar akan dilaksanakan Selasa besok (10/2/2015) , pukul 09.00 – 13.00 WIB di Graha Tirta Siliwangi Jl. Lombok No. 10 Bandung. Malamnya, di ballroom Graha Tirta Siliwangi berlangsung gathering yang diikuti puluhan pengusaha Bandung dan provinsi Jabar.

“Mereka ini akan temu wicara dengan Walikota Bandung, Ridwan Kamil. Kebetulan siangnya, Pak Ridwan menjadi salah satu pembicara, sesuai kepakarannya dibidang urban design dan tata kota,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Eka Santosa ketika dikonfirmasi Kuningan Terkini mengatakan, hasil dari kegiatan ini, akan direkomendasikan untuk kemajuan Bandung dan Jabar. Tentunya dengan dimensi dan tilikan yang berbeda. Rekomendasinya bersifat komprehensif dan berjangka panjang.

“Sukses sebagai penyelengara dan sukses sebagai peraih prestasi yang elegan harus diwujudkan dengan nyata. Makanya, pikiran dan sumbang saran dari banyak pakar akan digodok di sini. Hasilnya direkomendasikan mulai tingkat kota Bandung, provinsi Jabar, hingga ke pemerintah pusat,” ujar Eka di sela-sela persiapan di Graha Tirta Siliwangi, Senin (9/2/2015).

Ketika ditanya terkait pilihannya bekerjasama dengan IGK Manila yang nota bene masih aktif sebagai anggota Mahkamah Partai, DPP Partai NasDem, Eka menjawab dengan santai. Menurutnya, Seminar ini tidak ada kaitannya dengan Partai. “Saya dan IGK Manila sudah lama bersahabat di bidang keolahragaan di Bandung dan Jabar,” jelasnya.

Lebih jauh Eka menuturkan, dalam rekomendasinya nanti, pihaknya akan membuat semacam caucus untuk pengembangan Bandung dan Jabar yang punya total populasi 47 juta jiwa (2014) dari sekitar 250 juta jiwa lebih penduduk Indonesia. Alasan lainnya, demi mengingatkan warga Indonesia.

”Kala Konperensi Asia Afrika 1955 di Bandung, PM India, Jawaharlal Nehru, pernah menyebutkan kota Bandung bukan menjadi ibukota provinsi Jawa Barat saja, melainkan telah menjadi ibukota benua Asia dan Afrika. Predikat kehormatan dari tokoh dunia ini harus kita gugah kembali, demi menjaga kehormatan bangsa,” terangnya.(Harri Safiari)


Fishing