Kuningan Terkini, Bandung - Nyaris satu tahun usia pencanangan Gerakan Hejo di Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung (25/11/2015). Sejak itu, kiprah Gerakan Hejo yang diinisiasi Solihin GP (91) dan Eka Santosa, melalui ujarannya Jawa Barat Darurat Lingkungan, menghentak banyak kalangan.
“Benar, 26 November 2016 di Alam Santosa, akan diperingati. Para tokoh Jabar akan mengutarakan masa depan pola kepemimpinannya. Konteksnya, dalam kondisi lingkungan hidup dan budaya. Tentu menarik, menyimak penuturan mereka", ujar Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo, Kamis (10/11/2016).
Menurut salah seorang koordinator kegiatan ini “Astro” Rizky Ramdani, yang didampingi Ozenk, dan Ogi, sejak akhir Oktober 2016 persiapannya sudah diolah dengan matang. ”Seniman pop Sunda Kang Doel Sumbang dan banyak rekannya, kerap hadir di Alam Santosa mempersiapkan aktivitas ini,” katanya.
Tercatat, pada hari H yang akan berlangsung sejak pukul 09.00 pagi, sejumlah tokoh Jabar dan nasional akan hadir. Diantaranya, KSAL, Ade Sopandi; Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid (pembuka acara); Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari; Walikota Bandung, Ridwan Kamil; Sekda Pemprov Jabar, Iwa Karniwa; Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi.
Selain itu, akan hadir juga Bupati Kab. Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum; Ketua Komisi lX DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi ; Anggota DPD Jabar, Eni Sumarni; Rektor Unpad, Tri Hanggono Achmad; Didi Turmudzi, Ketua Paguyuban Pasundan, Tokoh Wanadri, Iwan Abdurahman; Kepala BPLHD Jabar, Anang Sudarna; Ketua Kadin Jabar, Agung Suryamal, Dewan Pakar dan Ketua DPKLTS, Sobirin Supardiono dan Mubyar Purwasasmita.
Tokoh lainnya yang juga turut diundang , yaitu Iwan Sulanjana, mantan Pangdam lll Siliwangi, dan Edi Darnadi, mantan Kapolda Jabar, budayawan Acil Bimbo, dan Tisna Sanjaya, serta praktisi hukum senior Dindin S Maolani. “Para tokoh di forum ini akan diberi panggung. Banyak warga Jabar menginginkan mereka berbicara apa adanya - ke depan kondisi lingkungan di Jabar akan seperti apa,” kata Ozenk, salah seorang panitia yang mempersiapkan kegiatan ini secara serius.
Sementara, Ketua Gerakan Hejo, Eka Santosa mengungkapkan, pendekatan budaya dan lingkungan adalah penekanan dalam menggulirkan Gerakan Hejo. “Kiprah Gerakan Hejo dalam satu tahun, direspon positif berbagai kalangan di pelosok Nusantara dan manca negar,” terang Eka sesaat setelah mengayuh dayung di kolam di area Alam Santosa yang kini menghijau kembali setelah direboisasi dalam 13 tahun terakhir.
Terpisah, Sekjen DPP Gerakan Hejo, Agus Barito, menyatakan optimis penyelenggaraan kegiatan ini, akan dihadiri banyak pihak. "Baru saja dibicarakan secara internal, sudah banyak dikontak para partisipan,” ucapnya.(Harri Safiari)