Aneka

Peduli Pak Kutjit, Saung Indung Galang Dana

Jajaran Saung indung berfoto di depan rumah alm Pak Kutjit

Kuningan Terkini – Perhatian komunitas anak muda Kuningan terhadap warisan leluhur patut diacungkan jempol. Dimotori oleh Saung Indung yang bergerak dibidang seni, pada Minggu ( 4/12/2016 ) kemarin, rela mementaskan karya seninya dijalan pada saat Car Free Day (CFD) tepatnya di jalan Siliwangi. Hal ini dilakukan untuk menggalang dana bagi keluarga pak Kutjit selaku pelopor musik bambu di Kuningan, Jawa Barat.

Deri Akbar, selaku ketua Saung Indung, Selasa (6/12/2016) mengatakan, program yang sudah berlangsung selama tiga tahun dan diberi nama haul pak Kutjit ini, murni gerakan dari kepedulian pelaku seni terutama kalangan anak muda, tanpa dibantu pihak manapun. Komunitas selain Saung Indung yang ikut mendukung acara ini antara lain Komunitas Kelana Bhuana, Payung Seduh Kuningan, Otaku Kopi, yang semuanya mayoritas pemuda Kuningan.

“Selama tiga tahun kami mengadakan haul untuk beliau ( pak Kujit ), karena merupakan sosok pahlawan baik bagi negara maupun bagi pelaku seni. Semuanya murni dari inisiatif komunitas, dengan menggalang dana yang kita sebut mengamen. Selain mengumpulkan dana, mengamen dengan alat tradisional juga untuk melestarikan kesenian daerah,” ucapnya.

H. Mohamad Satari lanjut Deri, atau yang dikenal pak Kutjit merupakan pelopor musik bambu dan pejuang saat kemerdekaan, yang beralamat tinggal di Kuningan, tepatnya Desa Citangtu, Kecamatan Kuningan, dan meninggal 9 Desember tahun 1988. Salah satu kerabat yang masih menjaga dan merawat peninggalan pa Kutjit ialah Yeni. Kondisi rumah tinggal yang kurang layak dan kurangnya perhatian dari sekitar, menjadi motivasi Saung Indung menggelar acara haul tersebut.

“Sangat miris, kehidupan turunan dan peninggalan pak Kutjit yang tidak diperhatikan oleh sekitar, membuat kami melakukan inisatif sendiri. Harusnya sebelum oleh kami selaku masyarakat biasa, peninggalan seni dan budaya di Kuningan diperhatikan oleh yang terkait, sebagai fungsi dan tugasnya,” ujarnya.

Deri menambahkan, untuk haul pak Kutjit tahun ini dibantu oleh Bupati Kuningan, H Acep Purnama SH MH, yang memang sangat memperhatikan kehidupan pahlawan dan pelaku seni di Kuningan. “Kami berharap, kedepannya ada program tersendiri dari Dinas terkait, tanpa harus didahului oleh anak muda yang tergabung dalam komunitas, pungkasnya. (Gilang)


Fishing