Kuningan, (KaTer) - Presiden RI Susilo Bamabang Yudhoyono (SBY) meresmikan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) di Istana Merdeka Bogor Jawa Barat, Selasa (31/12/13).
Dalam sambutannya SBY mengatakan, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta sistem jaminan sosial nasional yang kita resmikan pada hari ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah yang saya pimpin untuk menjamin seluruh rakyat Indonesia dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya secara layak.
“Saya seringkali mendengar keinginan dan harapan rakyat agar mereka mendapat perlindungan atas resiko ekonomi baik karna sakit, kecelakaan kerja, memasuki hari tua, dan pensiun. Melalui sistem jaminan sosial nasional inilah insyaallah keinginan dan harapan rakyat itu dapat kita penuhi,” ungkapnya.
Menurutnya, ada dua aspek yang di siapkan oleh pemerintah untuk BPJS yaitu Aspek regulasi, dengan diterbitkannya berbagai peraturan-peraturan pemerintah dan peraturan presiden sebagai landasan hukum agar program jaminan sosial oleh BPJS segera dapat diterapkan.
Untuk yang kedua kata SBY, yakni aspek teknis operasional, dengan belajar banyak dari pengalaman badan penyelenggara seperti PT ASKES, PT JAMSOSTEK, PT TASPEN, PT ASABRI, dan juga mengambil pengalaman dari penyelenggaraan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) dan jaminan kesehatan daerah (Jamkesda), simulasi dan perencanaan juga telah dilakukan.
“Mulai 1 januari 2014 BPJS Kesehatan berlaku, tahap awal dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada 120.000.000 peserta atau setara dengan 40 persen jumlah penduduk Indonesia dengan rician 86.4 juta kepesertaan Jamkesmas untuk rakyat miskin, 11 juta jiwa untuk Jamkesda, 16 juta peserta Askes, 7 juta peserta Jamsostek, 1.2 juta peserta dari unsur TNI dan POLRI,” papar SBY.
Sementara sambung SBY, BPJS Ketenagakerjaan baru akan mulai beroprasi pada tanggal 1 Juli 2015. “Ini merupakan lompatan besar yang dilakukan oleh Negara kita sejak Indonesia merdeka dengan cakupan sebesar itu, program ini tidak akan tertanding oleh lembaga asuransi manapun ” tambah Menkokesra, Hatta Rajasa.(DND)