Jakarta (KaTer) - Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan, tidak ada partai politik yang mendekatinya untuk dicalonkan menjadi calon presiden. Moeldoko pun merasa tak percaya diri menjadi orang nomor satu di republik ini.
"Pertanyaan, saya pantes ora? Model begini kok jadi calon presiden," kata Moeldoko usai menghadiri sidang dengan anggota Komisi I DPR RI, Senin (10/2/2014).
Lebih lanjut mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat ini meminta partai-partai jangan menarik anggota TNI untuk masuk ke ranah politik. Pernyataan tersebut juga berlaku bagi dirinya, di mana ada sebagian partai yang sudah mencalonkannya sebagai presiden.
"Jangan tarik-tarik TNI. Yang penting aku sudah mengimbau jangan narik," tegasnya.
Jika ada partai politik yang ingin berkomunikasi dengannya, ia mempersilakan untuk berkunjung ke kantornya. Namun dirinya tidak menjanjikan jika pertemuan tersebut akan membahas pencapresan. "Nanti saya akan menemui bersama staf saya untuk bicara masalah ketahanan," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPW PPP Jabar, Rachmat Yasin mengatakan 24 DPW telah sepakat mengusung 9 orang calon presiden. Salah satunya adalah Panglima TNI Jenderal Moeldoko.
"Dari internal ada Suryadharma Ali, lainnya yakni Jusuf Kalla, Jokowi, Jenderal Moeldoko, Ihsan Noor, Khofifah Indar Parawansa, Yeni Wahid, Abraham Samad, dan Din Syamsuddin. Dari 24 DPW sudah sepakat itu," kata dia, Jumat (7/2/2014).(merdeka.com)