Kuningan Terkini - Tim Gabungan Dari BPBD, TNGC, Brimob dan Relawan pecinta alam akhirnya berhasil mengevakuasi seluruh pendaki yang berada di kawasan puncak pada Kamis sekira pukul 14:00 wib. Total 61 pendaki yang terdaftar sejak terjadi kebakaran dalam keadaan sehat. Mereka umumnya merasa panik saat kepulan asap kebakaran hutan mulai mengepung di jalur pendakian.
BPBD Kuningan membuat posko penanggulangan kebakaran di Pos pendakian Palutungan. Staf Darurat Logistik Yayat Sudrajat mengatakan seluruh pendaki dalam keadaan selamat dan saat ini api masih menyala di kawasan puncak. "Sekarang ada sisa 3 pendaki sedang di perjalanan turun dan dipastikan semua selamat. Di Posko ini kami memberangkatkan Tim Gabungan yang terbagi ke dalam beberapa kelompok, saat ini telah ada bantuan personel Brimob Cirebon," jelasnya.
Menurut Yayat ada kemungkinan penambahan petugas gabungan dari yang semula 60 personil bisa menjadi 100. Mereka akan bertugas secara bergantian dalam memadamkan api secara manual. Yayat berharap upaya pemadaman manual dengan sekat bakar dapat segera mengatasi kebakaran. Namun, jika api semakin membesar dan meluas, BNPB Jakarta akan membantu dengan menghadirkan Helikopter Bom Air.
"Kami pantau terus, logistik keperluan tim gabungan kami suplai dari sini seperti kebutuhan minuman dan makanan karena tim ini akan bekerja siang-malam bergantian. Dan jika api tak bisa dikendalikan kami akan minta Bom air dijatuhkan," tegasnya.
Hingga pukul 15:00 wib gelombang pemberangkatan relawan terus dilakukan dari Posko Palutungan sedikitnya telah berangkat 5 tim yang akan saling mengisi tiap pos menuju titik api. Dari pantauan Kuninganterkini.com, sejumlah Organisasi Pecinta Lingkungan di Kuningan diantaranya Sitapala tingkat SMA, Mapala Uniku, Forum Akar, dan Ngahiang Dawuh turut serta mengirimkan relawannya. (Bubud Sihabudin)