Kuningan Terkini - Komisi III DPRD Kuningan melakukan sidak ke lokasi ambruknya sekolah di SDN 1 Wanasaraya yang terjadi beberapa minggu lalu. Peninjauan langsung dipimpin oleh Ketua Komisi III, Ujang Kosasih. Ujang menilai ada kejanggalan robohnya atap baja ringan SDN 1 Wanasaraya Kalimanggis.
“Kami memang telah meninjau ke SDN 1 Wanasaraya Kecamatan Kalimanggis yang ambruk. Ada kejanggalan yang kami temukan di lapangan bahwa pada saat perbaikan tahun 2008, diduga tidak dipasang kolom cor untuk memperkuat konstruksi badan sekolah. Pantas saja mudah ambruk,” ujar Ujang saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/11/2014).
Dikatakan, kecurigaan itu semakin nampak ketika sama sekali tidak ditemukan ciri-ciri kolom cor (penyangga, red) pada puing-puing bangunan yang ambruk dan masih tersisa di lokasi. Dari informasi yang diperolehnya, tahun 2008 SD tersebut mendapat bantuan rehab ringan yang dilaksanakan secara swakelola.
“Dari tinjauan lapangan diperoleh informasi juga bahwa SDN 1 Wanasaraya ini dibangun sekitar 1984 dan diperbaiki atapnya dengan baja ringan pada tahun 2008. Kejadian ambruknya dalam kondisi sekolah kosong,” ungkapnya.
Pihaknya juga menghimbau kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuningan untuk memprioritaskan bantuan kepada SDN 1 Wanasaraya melalui program bantuan RKB (ruang kelas baru). Hal itu karena sangat dibutuhkan oleh sekolah khususnya para siswa yang tengah menimba ilmu di sekolah tersebut, sebab saat ini kegiatan belajar mengajar terpaksa ikut dengan kelas lainnya.
“Selain itu, kami juga menghimbau kepada Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (DTRCK) agar dalam pelaksanaan pembangunan sekolah benar-benar melakukan pengawasan ketat. Sehingga, kualitas bangunan pun bisa dipertanggungjawabkan dengan baik dan tidak terkesan asal-asalan,” tegasnya. (AND)