Kuningan Terkini - Sejumlah elemen Ormas/LSM Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Forum AKtifitas (Fakta) Kuningan, mengajak kepada seluruh unsur elemen baik pemerintah, Polri, TNI dan masyarakat untuk bersama-sama memberantas korupsi. Hal tersebut sebagai langkah untuk menjadikan korupsi sebagai musuh bersama dalam upaya untuk memberantas korupsi di Indonesia.
Seperti dalam pertemuan Fakta Kuningan saat melakukan audensi bersama Kodim 0615 Kuningan kemarin, Jumat (9/1/2014), yang diterima langsung Dandim 0615 Kuningan Letkol CZi Dindin Kamaludin SIP. Dalam audensi itu, Fakta Kuningan yang kebanyakan terdiri dari para ketua Ormas/LSM seperti Barak, Gamas, Gibas, GMBI, KAB, Front Marhenis, Danghyang Kuning Pasundan, dan Perguruan Pencak Silat Penglipur meminta juga agar TNI bisa bersinergis bersama-sama memerangi korupsi.
“Penegakan supremasi hukum itu sangat penting. Apalagi dalam persoalan tindakan korupsi yang sangat merugikan bangsa dan negara. Sudah selayaknya kita jadikan korupsi sebagai musuh bersama dan mengikrarkan bahwa tidak ada tempat untuk koruptor di Indonesia," kata Nana Rusdiana selaku ketua Barak Kuningan usai audensi di Aula Kodim 0615 Kuningan.
Kaitan dengan supremasi hukum lanjut Nana, dalam konteks pemberantasan korupsi diharapkan dapat diawali dengan adanya komitmen dan penyamaan visi bersama, yang dapat diwujudkan dalam sebuah kesepakatan bersama. Sehingga, hukum benar-benar ditegakan, dihormati, dan mampu melindungi masyarakat.
“Keberhasilan pemberantasan KKN adalah merupakan tolak ukur untuk melihat sejauh mana penegakan supremasi hukum. Untuk mewujudkan pemerintahan yang baik diperlukan dukungan masyarakat dan lembaga kemasyarakatan sebagai fungsi control terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap, Kodim 0615 Kuningan sebagai organisasi strategis yang memiliki fungsi operasional kewilayahan, merupakan daerah pokok pertahanan diharapkan mampu melakukan pembinaan, dan memadukan potensi yang ada di wilayahnya menjadi kekuatan pertahanan dan keamanan negara, yang mampu menghadapi setiap bentuk kemungkinan ancaman, gangguan, hambatan maupun tantangan.(AND)