Hukum

Operasi Simpatik Diperkenalkan Sejak Usia Dini

bupati uningan saat mengenakan helm kepada salah seorang anak tk.

Kuningan Terkini - Jajaran Lantas Polres Kuningan belakangan terus memperkenalkan Operasi Simpatik Loday kepada pelajar, baik di tingkat SMP, SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi. Bahkan, operasi simpatik juga diperkenalkan kepada anak usia dini, salah satunya dari TK Kemala Bhayangkara.

“Kegiatan ini dilakukan agar anak-anak usia dini bisa mengenal dan memahami disiplin tertib lalu-lintas. Kita membagikan helm kepada anak-anak, karena masih banyak pengguna kendaraan yang membawa anaknya tidak memakai helm,” ucap Kapolres Kuningan AKBP Jhony Iskandar SIK melalui Wakapolres Kuningan Kompol Dian Setyawan SH SIK kepada KaTer, Rabu (15/4/2015), didampingi Kasat Lantas AKP Iwan Setiawan usai Apel Gebyar Operasi Simpatik Lodaya (OSL) 2015 di halaman Setda Kuningan.

Kegiatan ini kata Dian, merupakan bagian dari sosialisasi agar tertib berlalu lintas bisa dilakukan sejak usia dini. Selain itu, sebagai kampanye pendidikan tentang tertib berlalu lintas kepada anak usia dini, dengan melakukan pengenalan cara peraturan berlalu lintas.

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dari Mabes Polri, yang dilaksanakan selama 14 hari dan berakhir pada tanggal 21 April 2015,” sebutnya.

Sementara Bupati Kuningan, Hj Utje Ch Suganda dalam amanatnya, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menaati peraturan lalu lintas. Apalagi, dalam hal program yang dilaksanakan Polri yakni Operasi Simpatik Lodaya (OSL) 2015 itu bertujuan untuk tertib dalam berlalu lintas.

“Untuk menciptakan kharakter bangsa yang taat dan aman, saatnya dari sekarang kita mulai taat dalam berlalu lintas. Tentunya, kami sangat mendukung program dari kepolisian tersebut,”pungkasnya.(AND)


Fishing