Kuningan Terkini - Seorang pemuda warga Blok Karang Anyar Desa Gumulung Lebak Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon, Enda usia 30 tahun yang diduga stres tiba-tiba mengamuk dan membacok seorang kakek hingga tewas. Korban yang diketahui bernama Jayim (70), warga Dusun Wage RT 15 RW 05 Desa/Kecamatan Kramatmulya langsung dikebumikan oleh anggota keluarganya pasca sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
Berdasarkan data yang diperoleh, peristiwa itu terjadi di jalan raya Caracas-Cibuntu tepatnya di Blok Pasir Laur yang berbatasan dengan Desa Caracas Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, Selasa (12/5/2015) sekira pukul 07.45 WIB, saat itu korban sedang mencari rumput untuk makanan hewan ternaknya, pelaku yang berjalan kaki dari arah Caracas, tiba-tiba mengambil arit korban dan langsung membacok korban hingga korban mengalami luka bacokan ditubuhnya.
Warga yang melihat korban tergeletak dipinggir jalan langsung membawanya ke RS Linggajati, korban yang mengalami luka bacokan di kepala akhirnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Sedangkan pelaku yang lari ke arah Cibuntu, berhasil ditangkap oleh warga setempat dan diserahkan ke Mapolsek Cilimus.
Kapolres Kuningan AKBP Joni Iskandar melalui Kasat Reskrim Iptu Herie Pramono mengatakan, pelaku yang diketahui bernama Enda warga Kabupaten Cirebon berhasil ditangkap, dalam peristiwa itu seorang kakek tewas dengan luka bacok.
“Saat ini kami sedang mendalami motif pelaku yang tega membunuh korban, apakah ini murni kriminal atau pelaku mengalami gangguan jiwa, kita masih dalami,” katanya.
Ditambahkan Herie, hasil olah tempat kejadian perkara, pihaknya mengamankan satu unit sepeda motor milik korban, senjata tajam jenis arit, dalam kesempatan itu pelaku juga mempraktekan aksi keji yakni membacok korban. “Saat ini pelaku dibawa ke Mapolres Kuningan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap kasat didampingi Kapolsek Cilimus Kompol Elin Karlina.
Terpisah, Nana Juhana keponakan korban mengaku selama hidupnya korban dikenal baik dan tidak punya musuh, bahkan korban dipercaya oleh salah seorang warga Caracas untuk mengelola tanahnya dengan memproduksi batu bata. Dirinya kaget ketika mendapat informasi bahwa yang menjadi korban pembunuhan itu adalah pamannya.
“Almarhum memang asli warga Desa Kramatmulya, namun sudah lama menetap di Desa Caracas dengan menggeluti usaha batu bata, oleh warga setempat juga almarhum dikenal baik dan berjiwa sosial,” pungkasnya.(AND)