Kesehatan

Ratusan Dokter Ikuti Simposium

simposium pengenalan dan penatalaksanaan awal kasus pendarahan

Kuningan Terkini - Sebanyak 160 dokter umum maupun spesialis se-wilayah 3 Cirebon mengikuti simposium pengenalan dan penatalaksanaan awal kasus pendarahan di aula Hotel Tirta Sanita, Minggu (14/9/2014). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kuningan bekerjasama dengan Bank Syariah Mandiri, RS Kuningan Medical Center, PT Gracia dan Klinik Bedah Metro.

Salah seorang narasumber, Dr Shanty Dhian EKawati SpRad menyampaikan tentang peranan radiologi dalam diagnosis perdarahan saluran cerna. Menurutnya, perdarahan saluran cerna merupakan masalah klinis yang serius. Penyebab yang sering dengan angka mortalitas 6-10 persen pada perdarahan saluran cerna atas dan 4 persen pada saluran cerna bawah.

“Perdarahan saluran cerna akut merupakan situasi emergensi dengan angka mortalitas tinggi. Karenanya, deteksi dini dan lokalisasi pendarahan dibutuhkan untuk terapi hemostatik yang efektif,” katanya.

Dijelaskannya, diagnosis dan penatalaksanaan perdarahan saluran cerna memerlukan pendekatan multi disiplin yang melibatkan gastroenterologist, endoskopist, ahli bedah dan radiologis. Radilogi mempunyai peran untuk melokalisasi, menentukan karakteristik dan bila ada indikasi memungkinkan untuk dilakukan terapi.

“Nantinya kita dapat memilih penatalaksanaan yang tepat untuk menekan morbiditas dan mortalitas,” ucapnya.

Berbagai modalitas radiologi dapat dimanfaatkan dalam mendiagnosis perdarahan saluran cerna dan penyebab perdarahan saluran cerna. Seperti pemeriksaan konvensional foto polos abdomen, barium enema, ultrasonografi, CT scan, dan angiografi.

“Sedangkan, Multiple clice CT angiografi memeiliki potensi bagi diagnosis dini dan terapi selanjutnya pada pasien dengan perdarahan gastrointestinal akut dan perlu dipertimbangkan sebagai pemeriksaan diagnostik lini pertama,” bebernya.

Ditempat yang sama, Ketua IDI Kuningan, Pramudito mengatakan, materi dalam simposium kali ini diantaranya tentang penyakit anak oleh dr Rotua Sinaga, penyakit dalam dr Sigit, bedah oleh dr Asep dan radiologi narusembernya dr Shanti.

“Tujuannya yaitu untuk memberikan pengetahuan lebih tentang kasus pendarahan kepada para peserta,” pungkasnya. (DHE)


Fishing