Kuningan Terkini - Komisi 4 DPRD Kuningan melakukan rapat bersama Dinas Kesehatan, Senin (25/7/2016) di gedung DPRD. Mereka membahas terkait keberadaan vaksin palsu di Kuningan.
“Dari hasil rapat dengan Dinkes, sejauh ini tidak terdapat atau ditemukan vaksin palsu di Kuningan baik itu di rumah sakit milik pemerintah, rumah sakit swasta dan tempat praktek dokter,” kata Ketua Komisi IV Tresnadi.
Tresnadi mengungkapkan bahwa, vaksin yang ada di Kuningan bersumber dari gudang farmasi provinsi yang setiap bulan di ambil. Vaksin tersebut didistribusikan ke puskesmas dengan box penyimpanan alat pendingin yang memiliki alat termometer berada di suhu yang di tentukan.
"Kami meminta kepada Dinkes agar tidak sebatas vaksin palsu saja. Tapi juga untuk menelusuri obat palsu. Kami akan tunggu hasil penelusuran obat palsu oleh Dinkes ,” ucapnya.
Selain itu, Komisi IV juga meminta Dinkes untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui media massa untuk memberikan penjelasan isu vaksin palsu.
“Kepada masyarakat dimohon tenang, karena melalui pengamatan visual di Kuningan tidak ada vaksin palsu," tandas politisi dari PDIP ini. (L.hakim)