Kuningan (KaTer) - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kuningan mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan untuk memilih pemimpin yang jujur, sederhana dan merakyat. Hal itu disampaikan Jubir F-PDIP, Andi Mallarangeng sebelum menyampaikan PU Fraksinya terhadap LPJ pelaksanaan APBD 2013 di gedung DPRD Kuningan kemarin, Jumat (4/7/2014).
“Ini harus dimulai dari diri kita sendiri. Dengan memulai menanamkan jiwa kepemimpinan yang teguh kepada ideologi negara, anti neo liberal, berpihak kepada kepentingan nasional, penuh keyakinan berani mengambil resiko serta tidak kenal kompromi dalam melaksanakan UUD 1945,” ajaknya.
Dikatakan, akhir-akhir ini ditengah banyaknya persoalan yang membelit kehidupan bangsa, banyak pula orang yang merindukan kehadiran sosok pemimpin yang merakyat. Hal itu karena, dapat mendorong tegaknya hukum dan dapat menjaga wibawa serta martabat negara.
Praktek penjajahan dilapangan ekonomi kata Andi, dimana sebagian besar Sumber Daya alam dan aset strategis nasional sudah terkooptasi asing serta hampir semua kebijakan ekonomi kita didikte oleh Triumpirat, yaitu IMF, Bank Dunia dan WTO. Ini telah menyebabkan pemerintah pusat dan daerah terpaksa harus ramah dan patuh kepada koorporasi asing, sehingga berimplikas kepada kaum buruh yang bekerja dibawah kondisi kerja yang buruk.
“Hal ini banyak menyebabkan kerawanan PHK dan penurunan upah, sehingga kaum buruh kesulitan mendapatkan jaminan sosial,” ujarnya.
Bangsa ini lanjut Andi, terus dirongrong oleh menguatnya praktek intoleransi dan konflik komunal yang merasuk terhadap rusaknya toleransi kerukunan hidup beragama. Hal ini secara otomatis perlahan-lahan akan mengikis terhadap nilai-nilai dasar ideologi negara, yaitu dalam wujud terbuyarkannya kebhinekaan yang merupakan corak bangsa Indonesia.
“Hal ini tidak diantisipasi, malah terus mengkeroposi sumsum tatanan sosial kehidupan masyarakat,” tandasnya.
Lebih lanjut Andi mengungkapkan, banyak hal yang diselamatkan dalam sendi-sendi kehidupan bangsa, yaitu teguh berpegang kepada Pancasila, konsisten menjalankan konstitusi negara UUD 1945 sehingga dapat terejawantahkan perjalanan bangsa diatas basis dan nilai-nilai kebangsaan, prikemanusiaan, kemufakatan, kesejahteraan sosial dan ke-Tuhanan.
“Perwujudan nilai-nilai tersebut secara otomatis harus terlahir dari sosok pemimpin yang tegas dan merakyat,” terang Andi yang secara tidak langsung kharakter kepemimpinan tersebut terdapat pada Capres Jokowi.(AND)