Kuningan (KaTer) - Universitas Kuningan (UNIKU) bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) menggelar kegiatan planting ceremony di kawasan Lambosir Desa Setianegara Kecamatan Cilimus, Rabu kemarin. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah mencanangkan sebagai sebagai Kabupaten Konservasi.
Nampak hadir dalam kegiatan ini, unsur dari Yamaha Corporation Japan, PT Yamaha Music, JICA – RECA, KKBHL, Unsur Pemda Kuningan, DPRD Kuningan, unsur Muspida Kuningan.
Ketua Panitia, Ukas Suharfaputra mengatakan, kegiatan planting ceremony sudah berjalan untuk yang ketiga kalinya yang diselenggarakan atas dasar kerjasama antara UNIKU dengan JICA . Kegiatan ini juga sangat bermanfaat untuk pelestarian hutan dan kehidupan manusia. “Kerjasama ini sudah dimulai sejak tahun 2010. Yaitu sejak awal kerjasama dengan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) dan JICA dalam proyek pembangunan kapasitas dalam upaya restorasi kawasan konservasi. Upaya bersama dilakukan untuk memulihkan kawasan hutan di kawasan TNGC,” katanya kepada KaTer, KAmis (12/12/2013).
Pada tahun 2011 kata Ukas, kerjasama dilanjutkan dengan fokus pada kegiatan teknis penanaman pada 3 blok, Yaitu, seda, karangsari dan lambosir. Dalam perkembangannya, kegiatan ini juga melibatkan yamaha musik indonesia (YMI) yang berperan serta dalam pendanaan melalui skema corporate social responsibility (CSR). Untuk tahun 2013, penanaman dilaksanakan di blok lambosir. Jenis tanaman yang ditanam diantaranya pohon salam, hurumadam, peutag, solatri, putat, duwet, caruy, kopo, kiputih dengan jumlah total 350 pohon.
“Pohon tersebut semuanya berasal dari persemaian kelompok kerja restorasi yang telah UNIKU bina melalui kegiatan pelatihan dan persemaian. Jenis tanaman yang ditanam merupakan jenis pioneer yang merupakan hasil survey biofisik dan sosekbud,” ujarnya. (DHE)