Kuningan (KaTer) – Awal tahun 2014, aktivitas Gunung Ciremai sempat mengalami peningkatan . Sedikitnya ada 22 gempa vulkanik B dan 4 Vulkanik A yang terjadi, sehingga alat pendeteksi gempa bergerak cepat tidak seperti biasanya. Demikian diungkapkan Petugas Pengamatan Gunung Api Ciremai, Iyus Rushana kepada KaTer belum lama ini, Senin (6/1/2014).
Gempa Vulkanik terjadi akibat adanya gempa tektonik disekitar Gunung Ciremai yang berlangsung sekitar 100 detik. berdasarkan catatan Sesmograf terakhir diposko pemantauan Gunung Ciremai yang berada di Caracas - Cilimus, aktivitas Gunung Ciremai kembali menurun di titik normal.
"Sekarang sudah aman, setiap harinya tercatat satu hingga lima kali Gempa Vulkanik setatusnya sekarang kembali ke level satu,"katanya.