Kuningan Terkini - Menjelang libur lebaran yang kian dekat, Disparbud Kuningan nampaknya tengah mempersiapkan segala hal untuk lebih memberikan kepuasan lebih kepada para wisatawan di Kuningan. Sebab, Disparbud telah melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi ke semua objek wisata yang ada di Kuningan.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengecek kesiapan mengahadapi liburan Idul Fitri,” ucap Kadisparbud Kuningan, Teddy Suminar kepada KaTer usai memonitoring baru-baru ini, Rabu (15/7/2015).
Menurutnya, kegiatan monitoring tersebut terutama untuk mengecek kesiapan dari aspek sapta pensona, difokuskan pada aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan bagi para wisatawan. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari hal-hal yang kurang baik.
“Dengan adanya kesiapan tersebut, tentunya untuk menciptkan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung. Pokoknya, obwis yang ada di Kuningan sudah bersiap menyambut lebaran,” jelasnya.
Meski pengelolaan objek wisata tidak lagi oleh Disparbud kata Tedy, namun pihaknya berkwajiban untuk melakukan pemantauan dan juga memberikan masukan. Sebab, dengan sudah mempersiapan secara matang, bagi pengunjung yang berkunjung dijamin akan puas.
“Dengan banyak pengunjung yang datang, akan banyak nilai positif bagi Kuningan. Salah satunya adalah meningkatkan pendapatan asli daerah baik dari tiket masuk hingga pajak hotel dan restoran,” sebutnya.
Dikatakan, ketika objek wisata di suatu daerah berkembang, akan banyak faktor lain yang ikut terbantu. Bukan hanya pajak, namun juga menyerap lapangan perkerjaan. Disparbud yakin dengan pembenahan yang terus dilakukan, serta promosi yang gencar, jumlah wisatawan yang datang akan terus meningkat.
“Salah satu cara yang saat ini terus disosialisasikan adalah sapta Pesona. Sapta pesona merupakan sebutan bagi 7 unsur pengembangan dan pengelolaan daya tarik wisata di Indonesia, yaitu terdiri dari Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah dan Kenangan. Untuk meningkatkan pemahaman kepada pengelola wisata, kami selalu melakukan workshop. Bahkan, para kompepar juga diberikan pelatihan,” pungkasnya.(AND)