Kuningan Terkini - Sebagai bahan renungan bersama terkait penyebaran covid-19 di Kabupaten Kuningan. Sebulan lalu, mulai 25 Maret hingga 24 April 2020, belum ada kasus positif Covid-19, apalagi ada yang meninggal. Demikian disampaikan tokoh pemuda Kuningan yang saat ini menjabat Ketua KPU Kuningan, Asep Z Fauzi kepada Kuningan Terkini, Sabtu (25/04/2020).
“Namun, berdasarkan data update yang dirilis tim Crisis Center hari ini, tercatat 15 orang dinyatakan positif covid-19, 2 orang diantaranya meninggal. Bahkan, dari kasus positif covid-19 yang tercatat, ternyata beluim ada satupun yang berhasil disembuhkan. Bagaimana dengan perbandingan kasus ODP dan PDP, monggo bisa dicek sendiri data yang dirilis tim Crisis Center,” kata orang nomor satu di KPU Kuningan ini menjelaskan.
Tenaga medis sebagai garda terdepan kata Asfa, sapaan akrabnya, dalam menangani pasien C-19, tentu sudah bekerja keras dengan mengerahkan segala daya dan upaya, mencurahkan segenap ilmu, tenaga, waktu dan pikiran, siang dan malam. Hal serupa juga dilakukan oleh relawan dan para pemangku kebijakan.
“Mengandalkan kerja keras mereka saja, nampaknya tidak cukup. Kita sebagai warga masyarakat harus ikut terlibat untuk turut serta memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19,” paparnya.
Minimal terang Asfa, patuh terhadap prosedur kesehatan seperti menggunakan masker dalam menjalani aktivitas atau rutinitas di luar rumah. Sangat disayangkan, ada fakta yang cukup mencengankan di hari pertama bulan puasa pada Jumat sore. Banyak warga dengan santai hilir mudik berjalan kaki, mengendarai kendaraan roda dua, bahkan berkerumun tanpa menggunakan masker.
“Membendung warga untuk tidak ngabuburit itu tidak mudah. Namun ikhtiar menggunakan masker tentu harus dipaksakan. Insya Allah, menggunakan masker dalam situasi saat ini merupakan bagian dari ibadah sosial. Jika tetap ngeyel ogah memakai masker, maka pilihannya adalah ikhlas untuk tetap dirumah dan tidak keluyuran. Maskerku melindungimu, begitu juga sebaliknya, maskermu melindungiku,” pungkasnya.(j’ly)