• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Tue22092026

Last updateWIB3_TuePMWIBE_September+0700RSepPMWIB_0PMndWIB1790077034+07:00TuePMWIBE

Pemerintahan

Bupati Buka Pelatihan Nasional Kompetensi Kepribadian

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si

Kuningan Terkini- Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menegaskan pentingnya penguatan kompetensi kepribadian dan sosial para pendidik sebagai fondasi dalam membentuk generasi berkarakter. Pesan tersebut disampaikan Bupati Kuningan saat membuka Pelatihan Nasional Kompetensi Kepribadian dan Kompetensi Sosial di SMPN 5 Kuningan, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Membangun Pendidik yang Berkarakter, Komunikatif, Kolaboratif, dan Inspiratif dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas tersebut merupakan hasil kolaborasi Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Jakarta, dan PGRI Kabupaten Kuningan.

Bupati menilai, upaya membangun pendidikan karakter tidak cukup hanya dengan memberikan pemahaman kepada peserta didik. Guru sebagai garda terdepan pendidikan juga harus memiliki karakter, ketangguhan kepribadian, serta kemampuan sosial yang kuat agar mampu menjadi teladan bagi anak didiknya.

“Sebelum kita mengajarkan akhlak dan karakter kepada murid, gurunya harus terlebih dahulu dibekali dengan kompetensi kepribadian dan sosial yang kuat. Ini sangat penting,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati Dian mengingatkan para pendidik mengenai pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI) yang telah memasuki berbagai bidang kehidupan, termasuk pendidikan. Perubahan tersebut, tidak lagi berlangsung dalam hitungan puluhan tahun, tetapi dapat terjadi dalam hitungan bulan.

“Barang siapa hari ini di dunia pendidikan tidak memahami dan mengaplikasikan artificial intelligence, akan tertinggal oleh anak-anak kita,” tegasnya.

Sementara, Rektor Unindra, Prof. Dr. H. Sumaryoto mengatakan, perkembangan era digital dan pengaruh global telah membuat persoalan pendidikan semakin kompleks. Kondisi tersebut menuntut guru tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga kompetensi kepribadian dan sosial.

“Kompetensi kepribadian dan sosial menjadi sangat penting. Bagaimana kita memengaruhi lingkungan, baik di dalam kelas maupun di masyarakat,” pungkasnyas.(gg)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing